Tafakur

Kalimat Tauhid

Shalat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan

Kalimat Tauhid

Oleh: Jarjani Usman

“Shalat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama itu. Dan barangsiapa merobohkannya, maka sungguh ia telah merobohkan agama itu” (HR. Baihaqi).

Ketika bendera bertuliskan kalimat tauhid dibakar, banyak orang marah dan demo besar-besaran. Sebab, hal itu dianggap sebagai upaya menghilangkan kalimat tauhid, yang merupakan suatu pengakuan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Namun sayangnya, banyak orang Muslim sendiri yang secara terang-terangan meruntuhkan agama, tetapi nyaris tak ada yang marah.

Bila ingin dibuktikan, lihat saja pada saat azan dikumandangkan untuk memanggil orang-orang untuk shalat (berjamaah). Yang datang hanya beberapa, sedangkan yang tetap melanjutkan obrolan panjangnya di warung-warung kopi atau bekerja dan tak peduli shalat, jumlahnya sangat banyak. Hal itu bukan hanya terjadi sekali dua, tetapi sudah menjadi pemandangan yang bisa dikatakan selalu begitu.

Padahal dalam shalat juga ada ucapan kalimat tauhid, yaitu pada saat duduk tahiyat awal dan tahiyat akhir. Dan seharusnya, orang-orang yang malas melaksanakannya, diajak dan bahkan dipaksa agar menjadi biasa dan ringan. Apalagi telah diingatkan bahwa meninggalkan shalat termasuk perbuatan meruntuhkan agama Islam. Tidak marahkah?

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved