Tafakur

Ladang Beramal

Dunia ini adalah ladang beramal bagi setiap insan untuk dibawa ke akhirat. Agar ladang itu bisa produktif tentunya perlu ditanami tanaman

Ladang Beramal
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Orang yang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat nanti dengan membawa amal shalat, puasa, dan zakat, (namun) ia telah mencerca ini (seseorang), menuduh orang (berzina), memakan harta orang, menumpahkan darah orang, dan memukul orang. Orang ini diberi amal kebaikannya dan yang ini diberi dari kebaikannya. Apabila amal kebaikannya habis sebelum terbayar (semua) tanggungannya, dosa-dosa mereka (yang dizalimi) diambil lalu ditimpakan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke dalam neraka” (HR. Muslim).

Dunia ini adalah ladang beramal bagi setiap insan untuk dibawa ke akhirat. Agar ladang itu bisa produktif tentunya perlu ditanami tanaman, dibuang rumput pengganggunya, dipagari agar tidak diganggu binatang, dan lain-lain. Para pengganggu bagi kita dalam bercocok tanam di dunia ini tentulah banyak, di antaranya: berbuat riya, angkuh, tidak jujur, melakukan pembunuhan, menyebarkan berita palsu, dan lain-lain. Sungguh sangat rugi bila tak mau memberi perhatian terhadap para pengganggu ladang amal sendiri di dunia ini.

Apalagi tak sedikit orang yang hidup dengan dua sisi yang saling berlawanan. Di satu sisi, sebagian orang giat mengerjakan shalat, puasa, zakat dan segala macam ibadah lainnya, baik yang wajib maupun yang sunat. Bahkan tak sedikit di antara kita yang mengemban tugas umat, seperti menjadi pemimpin di berbagai bidang, yang tentunya melelahkan. Namun sisi lain, tak mau menjaga ladang yang sedang ditanami, karena gemar berbuat kejahatan, sehingga menyebabkan amal yang telah diusahakannya sia-sia.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved