Penukaran Kartu GPN Bisa di Suzuya

Kantor Bank Indoneisia (BI) Perwakilan Aceh mengajak warga Aceh untuk beralih dari kartu ATM versi lama ke kartu Gerbang

Penukaran Kartu GPN Bisa di Suzuya
Zainal Arifin Lubis, Kepala BI Perwakilan Aceh

* Pada 27-28 Oktober 2018

BANDA ACEH - Kantor Bank Indoneisia (BI) Perwakilan Aceh mengajak warga Aceh untuk beralih dari kartu ATM versi lama ke kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Bank Indonesia Aceh menggelar kampanye GPN selama dua hari, Sabtu-minggu, 27-28 Oktober 2018 di Suzuya Mall Banda Aceh.

Selama dua hari tersebut, semua bank yang beroperasi di Aceh ikut membuka booth atau stan penukaran kartu ATM ke GPN di Suzuya Mall. Kemarin, Sabtu (27/10) terdapat sejumlah bank yang membuka booth yaitu Bank Panin, Bank Permata Syariah, Bank Syariah Mandiri, BTN Syariah, Bank Central Asia, Bank Mantap, Bank Aceh Syariah, BTN, BNI, dan Bank Bukopin.

Sementara untuk hari ini, Minggu (28/10) terdapat sepuluh bank lainnya yang membuka booth di Suzuya Mall, yaitu BNI Syariah, BRI, Bank Mandiri, Bank Danamon, Bank CIMB Niaga, Bank Sinarmas, Bank Muamalat, BRI Syariah, Mega Syariah, dan Maybank.

Kepala Kantor Bank Indoneisia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis kepada Serambi kemarin mengatakan, kampanye GPN itu dilaksanakan untuk mengajak warga sebagai nasabah bank yang memiliki ATM biasa supaya beralih ke ATM berlogo GPN. “Kami mengajak semua pemegang kartu ATM di Aceh supaya beralih menjadi pengguna kartu GPN, saat ini proses penukaran terus berjalan,” ujar Zainal Arifin.

Ia menambahkan, kampanye peralihan ke GPN demi mencapai penghematan nasional dalam sistem pembayaran. Karena selama ini kartu ATM yang digunakan nasabah Indonesia merupakan milik provider luar negeri, seperti visa, master, cirrus dan sebagainya, sehingga dalam setiap transaksi ada sejumlah biaya yang harus dibayar ke luar negeri.

Maka kehadiran GPN sebagai produk dalam negeri untuk penghematan secara nasional, menghentikan sejumlah uang yang selama ini rutin dibayar ke luar negeri. Dalam mengajak para nasabahnya beralih, bank memiliki cara masing-masing, dengan berbagai kegiatan kreatif. Bahkan, sejumlah lembaga yang konsen terhadap kemandirian bangsa juga sangat mendukung program tersebut.

Kepala Kantor Bank Indoneisia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis menambahkan, kartu GPN yang sudah diluncurkan tersebut akan lebih praktis digunakan oleh nasabah. Karena dengan satu kartu, nasabah dapat menggunakan ke semua ATM di dalam negeri.

Ke depan, jika sudah mengantongi kartu GPN, nasabah tidak harus lagi mencari mesin Electronic Data Capture (EDC) dari bank yang sama dengan kartu yang dimiliki. Karena semua kartu yang diterbitkan oleh penerbit domestik dapat terhubung dengan satu mesin EDC.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved