Tafakkur

Ketentuan Allah

Kita telah diingatkan untuk meyakini bahwa kematian adalah ketentuan Allah. Jika sudah ditetapkan,

Ketentuan Allah
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Dialah (Allah) yang menciptakan segala sesuatu, lalu Dia menetapkan atasnya qadr (ketetapan) dengan sesempurna-sempurnanya” (QS. al-Furqan: 2).

Kita telah diingatkan untuk meyakini bahwa kematian adalah ketentuan Allah. Jika sudah ditetapkan, kematian tak akan bergeser sedikitpun, tidak akan dimajukan atau diundurkan walau sebentar. Hal itu harus diimani oleh setiap orang beriman. Karena itu, kita diingatkan untuk senantiasa mempersiapkan diri untuk menghadapi rahasia kematian dan kehidupan setelahnya.

Bahkan manusia dilarang berandai-andai tentang kematian. Misalnya, berandai-andai kalau tidak ke sana, pasti tidak akan mengalami kematian. Padahal proses menuju kematian bisa berbeda-beda pada setiap orang. Semua sudah ditentukan oleh Allah. Termasuk akibat jatuhnya pesawat terbang, yang mematikan seluruh penumpang, tanpa perbedaan status sosial, jumlah kekayaan, dan perbedaan-perbedaan lain. Jika pun seseorang selamat karena tidak jadi berangkat, itu karena ajalnya belum tiba.

Karena itu, di saat masih berkesempatan untuk berbuat baik, seperti bersedekah, kita sangat dianjurkan untuk menyegerakan pelaksanaannya. Kalau bisa, serutin mungkin walau tak besar jumlahnya. Menunggu saat kaya pun belum tentu sempat bersedekah dengan ikhlas. Apalagi dalam proses mengumpulkan kekayaan, bercampur dengan hal-hal yang haram.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved