Duel Beda Misi

Tuan rumah Persiraja dan PSS Sleman mengusung misi berbeda ketika bertemu di babak delapan besar kompetisi Liga 2

Duel Beda Misi

* Persiraja vs PSS Sleman

BANDA ACEH - Tuan rumah Persiraja dan PSS Sleman mengusung misi berbeda ketika bertemu di babak delapan besar kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2018, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, petang nanti.

Duel ini akan disiarkan secara langsung oleh TV One dan Indihome Usee TV pada pukul 16.00 WIB. Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro tak memiliki target muluk-muluk di Tanah Rencong. “Kita hanya ingin satu angka,” katanya dalam konferensi pers, kemarin.

Sementara juru pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas optimis mereka akan merebut tiga angka. Tampil di depan publik sendiri, tentu saja menjadi motivasi dalam membungkam kekuatan Super Elang Jawa–julukan PSS Sleman–.

Seto mengaku, meski tampil tak full-time karena lima pemain absen akibat akumulasi kartu kuning dan cedera, tentu saja mengurangi kekuatan mereka. Namun, ia berusaha maksimal untuk memetik poin di Aceh. “Kendati berat, saya akan mencoba mencuri poin di kandang Persiraja,” ujar Seto.

Ia mengaku, tak mengetahu persis dengan kekuatan Persiraja. Tapi tuan rumah memiliki kemampuan yang sangat baik dan mumpuni. Apalagi didukung oleh empat pemain baru. Dari sisi lain, Persiraja semakin ngotot untuk memenangkan laga kandang, setelah mereka kalah dari Madura FC. “Persiraja adalah tim kuat, dan solid. Mereka gagal mencuri poin di Madura, dan pasti akan mengamankan poin penuh di kandang. Ini yang perlu kami antisipasi,” tegas Seto Nurdiantoro.

Seperti diketahui, Persita Tangerang berada di puncak klasemen sementara Grup B usai menang atas Madura FC, 3-2. Mereka mengantongi nilai 4, dan Madura di posisi kedua dengan angka tiga. PSS Sleman di peringkat tiga dengan satu poin, dan tuan rumah juru kunci.

Sementara Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas mengatakan, setelah pulang dari Madura, ia sudah melakukan evaluasi sebagai persiapan menghadapi PSS Sleman. Ia mengaku, sangat sedikit waktu untuk recovery (pemulihan) tenaga pemain setelah pulang dari Madura.

Ia menyebutkan, dalam menghadapi PSS Sleman, kemungkinan tidak diperkuat Vivi Asrizal karena masih belum pulih dari cedera. Sepulang dari laga kandang di Madura, Vivi Asrizal tidak melakukan latihan bersama tim karena masih dalam proses pemulihan. Khusus Johan Yoga, dia mengalami cedera ringan pada bagian paha, tapi tidak menjadi halangan untuk diturunkan petang ini.

Tuan rumah terus memperbaiki sektor belakang yang masih sering kecolongan. Bahkan kelemahan itu ditengarai sebagai penyebab terjadi gol saat melawan Madura FC. Beruntung, Azka Fauzi sudah kembali bergabung dengan Persiraja setelah pulang mendampingi orangtuanya yang sedang sakit di Bandung. “Saya masih memantau kesehatan Vivi Asrizal hingga jelang turun laga, bila tidak memungkinkan, maka ia akan diganti oleh pemain lain,” ujarnya.

Sebagai upaya mengantisipasi kelemahan serangan di sektor sayap kanan, kata Akyar, posisi itu akan diisi oleh Mudasir. “Kita punya ciri khas bermain menyerang di kandang. Karakter itu yang harus dipertahankan. Semua pemain juga sudah sepakat bermain maksimal. Semoga Persiraja meraih tiga poin di kandang,” pungkasnya.(min)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved