Tafakkur

Kunci Kemakmuran

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka

Kunci Kemakmuran

Oleh: Jarjani Usman

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS. Al-A’raf: 96).

Suatu negeri tidak akan makmur bila mayoritas penduduknya adalah orang-orang yang ragu-ragu atau cemas. Misalnya, cemas akan tak tercukupi kebutuhan hidupnya bila tidak melakukan penyelewengan. Akibat kecemasan terhadap dirinya, tak sedikit orang yang sebenarnya sudah tercukupi kebutuhan hidupnya, menjadi tega melakukan kejahatan seperti mengambil hak orang lain.

Bahkan, orang-orang penting atau orang besar pun menjadi berjiwa kerdil, karena memakmurkan diri sendiri dengan mengambil hak orang lain, seperti melalui korupsi. Padahal tanpa mengambil hak orang lain pun sebenarnya tak akan membuat diri dan keluarga miskin. Bahkan karena mengambil hak orang lain, menjadi tak sempat belajar untuk hidup dengan apa yang mampu diraih secara halal.

Orang-orang yang selalu merasa tak cukup dengan yang sebenarnya sudah tercukupi adalah orang-orang yang meragukan apa yang dikatakan Allah dalam Alquran. Jaminan Allah diabaikan. Allah menjamin kemakmuran bagi negeri yang penduduknya bertakwa, tetapi banyak orang berani melepaskan ketakwaannya demi memperturutkan hawa nafsu. Akibatnya, negeri dililit berabagi masalah kejahatan. Negeri dirundung kemiskinan. Itulah di antara siksaan di dunia ini.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved