Tafakur

Beriman

Sebahagian orang beranggapan bahwa iman tak bisa diukur, karena iman letaknya di dalam hati

Beriman
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Hasyr: 18).

Sebahagian orang beranggapan bahwa iman tak bisa diukur, karena iman letaknya di dalam hati. Namun dalam sejumlah pesan Allah bisa difahami bahwa walaupun iman di dalam hati, ia bisa terwujud dalam perilaku seseorang hamba.

Misalnya, seseorang yang benar-benar beriman kepada Allah akan merasa takut mengerjakan segala yang dilarang Allah dan juga takut bila mengabaikan setiap perintahNya. Ada keyakinan yang menguat di dalam hati bahwa Allah mengetahui segala yang dikerjakan hamba-hambaNya, termasuk niat yang tersembunyi di lubuk hati.

Bahkan dikatakan dalam suatu hadits, orang-orang yang benar-benar beriman juga terwujud dalam perasaannya, berupa rasa takut yang luar biasa terhadap dosanya. Sebab, dosa dirasakan bagaikan gunung yang jatuh menimpanya. Berbeda dengan orang-orang yang tak beriman, yang merasakan dosanya bagaikan lalat yang hinggap di hidungnya, lalu dihalaunya dengan mudah.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved