Derby Aceh Barat Berakhir Imbang

Laga menarik tersaji di Grup C Liga Soeratin U-17 ketika Persabar Aceh Barat bertemu ‘saudara muda’ Meulaboh FC

Derby Aceh Barat Berakhir Imbang
SERAMBI/JALIMIN
Kadispora Aceh, Darmansah melakukan tendangan pertama dalam pembukaan Kompetisi Liga Soeratin U-17 Wilayah Aceh tahun 2018 di Lapangan Sintetis, Stadion Lhong Raya, Banda Aceh, kemarin petang.SERAMBI/JALIMIN 

BLANGPIDIE - Laga menarik tersaji di Grup C Liga Soeratin U-17 ketika Persabar Aceh Barat bertemu ‘saudara muda’ Meulaboh FC di Lapangan Persada Blangpidie. Derby Aceh Barat tersebut berakhir imbang 2-2.

Di babak pertama, Meulaboh FC memperlihatkan dominasinya. Terbukti, mereka mampu unggul 2-0. Pada menit 28, Fahri sukses merobek gawang Persabar. Bahkan, pasukan Akrim membuka peluang menang saat kembali mencetak gol kedua. Kali ini berkat jasa Fahri.

Hanya saja, kemenangan dua gol gagal dipertahankan. Ya, Persabar memperkecil kekalahan melalui eksekusi penalti Hendri Gunawan pada menit 54. Akhirnya, Persabar terhindar dari kekalahan saat tandukan keras T Ari Laksana merobek gawang Meulaboh FC. Hingga wasit M Dahlan mengakhiri duel, kedudukan tetap 2-2.

Dari Grup A, Persati Aceh Tamiang menjaga peluang ke babak delapan besar setelah menang atas 1-0 atas Peureulak Raya. Sementara Tamiang United juga berhasil memetik poin pertama berkat hasil imbang 1-1 dengan Benteng Gatra.

Gol tunggal kemenangan Persati ini disumbangkan striker Asyrafi Anbia di menit ke 25 dalam laga ketat di Lapangan Bawah, Kualasimpang. Tambahan tiga poin kembali membuka harapan tim besutan Zulkifli ini untuk melaju ke babak delapan besar. Diketahui di laga perdana Persati takluk 1-2 dari Persidi Idi.

Di laga lainnya, Tamiang United yang sebelumnya juga kalah 1-2 dari Peureulak Raya berhasil meraih poin pertama berkat hasil imbang 1-1 dengan Benteng Gatra. Tamiang United unggul lebih dulu melalui gol cepat Ahmad Larayba di menit kedua. Namun kesempatan menang ini pupus setelah pemain pengganti Benteng Gatra, Fauzan Fiqri sukses membalas di menit 75.

Posisi klasemen sementara Grup A menempatkan Persati dan Peureulak Raya di posisi teratas dengan koleksi poin sama-sama tiga. Di hari ketiga, kedua tim akan melakoni laga hidup mati bila ingin terus menjaga peluang ke babak delapan besar. Peureulak Raya akan melakoni hidup mati melawan Persidi Idi, sementara Persati akan ditantang Benteng Gatra.

Dari Lapangan Sintetis, Komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, hasil imbang harus diterima PS Pidie versus Persimura Beureunuen, 1-1. Pidie Jaya sempat menerbitkan harapan untuk menang. Pasukan Saiful Anwar lebih dulu unggul berkat tendangan Reza Fahmi di menit 83, setelah menerima umpan tendangan pojok Dimas Ardiansyah. Namun, di menit 89, Persimura menyamakan kedudukan dari sepakan Muhammad Riski di depan gawang.

Sementara dalam pertandingan kedua tadi malam, Kuala Nanggroe FC dipaksa menang susah payah atas PSAB Aceh Besar, 3-2. Hasil ini terhitung sangat menyakitkan anak-anak Aceh Besar. Karena, mereka sempat memimpin dua kali.

Aljihad langsung membawa PSAB memimpin pada menit 16. Kuala Nanggroe menyamakan kedudukan dari tendangan penalti Fitra Akbarmenit 32. PSAB kembali unggul melalui solo run Al-Jihad pada menit 67. Gol ini tak bertahan lama. Ya, satu menit berselang Zulfandi membuat marka menjadi 2-2.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved