Dinkes Awasi Pedagang Jajanan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat Daya (Abdya) mengimbau pedagang makanan agar tidak menggunakan boraks dan formalin

Dinkes Awasi Pedagang Jajanan
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir, bersama tim Dinkes melakukan pemeriksaan terhadap minuman dan makanan kadaluarsa di pasar Inpres Lhokseumawe, Senin (20/3/2017). SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

* Diminta tak Pakai Boraks dan Formalin

BLANGPIDIE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barat Daya (Abdya) mengimbau pedagang makanan agar tidak menggunakan boraks dan formalin dalam jajanannya. Imbauan itu disampaikan oleh Kepala Dinkes Abdya, Safliati SST MKes menanggapi banyaknya pedagang yang masih menggunakan boraks dan formalin untuk pengawet makanan. “Iya, sudah beberapa kali kita temukan, ada boraks dan formalin pada makanan,” ujar Safliati SST MKes, Jumat (2/11).

Menurut Safliati, penggunaan boraks dan formalin dalam mengawet makanan, selain akan merusak kesehatan, juga bisa membuat para pedagang jajanan bermasalah dengan hukum. Sebab, jika terbukti para pedagang menggunakan formalin dengan sengaja, kama dia bisa diberikan hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.

“Dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen disebutkan, bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang, atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar,” paparnya.

Kadinkes menegaskan, langkah yang diambil pihaknya bila menemukan pedagang makanan menggunakan boraks dan formalin adalah dengan membina mereka. “Tapi, jika tetap tak diindahkan dan membandel, kita akn bersikap tegas terhadap pedagang itu. Bisa berupa teguran keras ataupun menempuh jalur hukum,” tegasnya.(c50)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved