Fraksi PA Ancam Anggotanya

Tingkat keaktifan dan kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) selama ini sangat mengecewakan

Fraksi PA Ancam Anggotanya
ist
Iskandar Usman Al-Farlaky, Sekretaris Organizing Commite Mubes-II DPA Partai Aceh.

* Jika Diketahui Ada yang Suka Bolos Rapat

BANDA ACEH - Tingkat keaktifan dan kehadiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) selama ini sangat mengecewakan. Dari 81 anggota dewan yang telah dipilih rakyat, ternyata diketahui lebih 50 persen anggota dewan bekerja malas-masalan dan tidak sedikit jarang mengikuti rapat-rapat yang telah diagendakan.

Setelah terbongkarnya kebiasaan buruk anggota DPRA, Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, kemudian mengingatkan anggotanya di parlemen agar selalu hadir di rapat komisi, pansus, sidang paripurna, Banmus, Banleg, Banggar, dan rapat fraksi.

Dia menyatakan akan memberi sanksi tegas kepada anggota fraksinya yang terbukti bolos menghadiri rapat-

rapat dan sidang paripurna di DPRA tanpa alasan. Fraksi PA juga akan memproses sampai ke level pimpinan partai jika ada yang tidak serius bekerja menjalankan tiga fungsi parlemen.

“Pasti lah, bila ada anggota fraksi kami yang terbukti tidak masuk tanpa alasan dan laporan ke fraksi akan kita berikan sanksi tegas, baik sanksi adminitrasi maupun sanksi lainnya sampai ke level pimpinan partai,” kata Al-

Farlaky menjawab Serambi soal banyak anggota DPRA bekerja malas-malasan, Jumat (2/11).

Sebelumnya diberitakan, informasi banyak anggota DPRA yang ternyata bekerja malas dan jarang hadir rapat diungkapkan oleh Wakil Ketua I DPRA, Sulaiman Abda, saat menyampaikan harapannya kepada Hj Nurbaiti yang dilantik sebagai Anggota DPRA dari PPP, menggantikan posisi Murdani Yusuf, pada Rabu, 17 Oktober lalu.

Dalam sidang Paripurna Istimewa tersebut, Sulaiman Abda menyampaikan bahwa sisa masa kerja Anggota DPRA periode 2014-2019 tinggal 11 bulan lagi. Sementara tugas yang diemban masih cukup banyak yang belum selesai.

Sebagai gambaran, sampai saat ini dia sebutkan, masih ada puluhan lagi rancangan qanun prioritas 2018 yang belum selesai dibahas dan harus diselesaikan oleh DPRA sebelum akhir tahun 2018.

Iskandar mengakui keaktifan anggota DPRA sangat berpengaruh pada capaian program-program kerja DPRA. Seperti pembahasan qanun, anggaran, dan pengawasan. “Kewajiban untuk selalu aktif selalu kami tekankan saat rapat fraksi. Absen di setiap rapat alat kelengkapan juga kita rekap dan sampaikan ke pimpinan partai,” ujarnya.

Politisi muda ini mengaku bahwa selama ini anggotanya tidak ada yang tidak aktif atau malas mengikuti rapat. “Ngak ada (yang malas). Walaupun ada yang nggak masuk tapi ada laporan ke fraksi. Misal mereka lagi didapil atau lagi kunjungan keluar daerah,” ungkap Iskandar.

BKD Berhak Memanggil
Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky juga menyampaikan bahwa di DPRA ada Badan Kehormatan Dewan (BKD) yang bertugas mengamati dan mengevaluasi disiplin, etika, serta moral para anggota dewan dalam rangka menjaga martabat dan kehormatan dewan sesuai dengan kode etik.

“BKD juga berhak untuk memanggil bila ada anggota yang tidak aktif sesuai tatib DPRA. Kita juga sudah dorong bila ada anggota fraksi yang tidak aktif atau kerap mangkir tanpa alasan untuk dipanggil dan diproses di BKD. Kebetulan pimpinan BKD juga anggota fraksi kami (Ahkyar Rasyid),” katanya.

Iskandar berharap semua anggota fraksinya untuk bekerja sesuai mekanisme tatib. “Jika ada yang bolos atau malas-malasan akan diberi sanksi tegas, saya kira juga berlaku di semua fraksi ya. Yang harus digarisbawahi kita selalu diingatkan dan bila ada yang bolos akan kita beri sanksi tegas,” tegasnya.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved