Tata Cara dan Rukun Mandi Junub Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Simak Penjelasan Ustaz Somad

Sebagai ibadah tentunya dalam melakukan mandi besar ada kefardluan atau rukun tertentu yang mesti dipenuhi.

Tata Cara dan Rukun Mandi Junub Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW, Simak Penjelasan Ustaz Somad
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Hampir seluruh kitab fiqih lebih dulu membahas tata cara menghilangkan najis atau hadats di bab pertama.

Tata cara menghilangkan najis atau hadats ini dirangkum di bab thaharah atau bersuci.

Nah salah satu pembahasan thaharah di seluruh kitab fiqih adalah membersihkan diri dari hadats besar.

Atau lazim disebut mandi junub atau mandi besar.

Sebagaimana diketahui bahwa ada dua hadats yang biasa terjadi pada diri setiap orang di mana masing-masing dapat disucikan dengan cara yang berbeda.

Hadats kecil yang diakibatkan terjadinya hal-hal yang membatalkan wudlu dapat disucikan dengan cara berwudlu.

Baca: Tata Cara Sholat Sunnah Tahajud, Niat, dan Bacaan yang Sesuai Syariat Islam

Baca: Keributan Terjadi di Pesawat Lion Air Makassar-Banjarmasin, Penumpang Kelaparan dan Kepanasan

Sedangkan hadats besar yang diakibatkan karena keluar sperma, bersetubuh, haid, nifas dan melahirkan dapat disucikan dengan cara melakukan mandi jinabat, mandi karena haid dan nifas atau yang kesemuanya lebih kaprah dikenal dengan sebutan mandi besar.

Sebagai ibadah tentunya dalam melakukan mandi besar ada kefardluan atau rukun tertentu yang mesti dipenuhi.

Tidak terpenuhinya rukun tersebut secara sempurna menjadikan mandi besar yang dilakukan tidak sah dan orangnya masih dianggap berhadats sehingga dilarang melakukan aktivitas tertentu.

Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safînatun Najâ menyebutkan ada 2 (dua) hal yang menjadi rukunnya mandi besar, yakni niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Dalam kitab tersebut beliau menuliskan:

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved