Unsyiah Usul Penambahan Bidikmisi

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengusul penambahan kuota Bidikmisi, atau Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi

Unsyiah Usul Penambahan Bidikmisi
Foto Unsyiah.ac.id
Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengusul penambahan kuota Bidikmisi, atau Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi kepada pemerintah yang dikelola Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti. Permintaan itu disampaikan melalui rombongan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam pertemuan di Pendapa Gubernur Aceh, Kamis (1/11) malam.

Wakil Rektor IV Unsyiah, Dr Hizir yang mewakili Unsyiah dalam pertemuan itu mengatakan, Bidikmisi sangat membantu mahasiswa kurang mampu untuk menempuh pendidikannya di perguruan tinggi sampai lulus tepat waktu. Untuk itu, pihaknya berharap penambahan kuota biaya pendidikan itu agar semakin banyak mahasiswa Aceh yang dapat terbantu.

“Kami berharap ada porsi Bidikmisi yang lebih besar untuk Aceh, agar kesempatan belajar di perguruan tinggi bisa dirasakan oleh lebih banyak anak Aceh yang kurang mampu,” kata Hizir, seraya menyebut bantuan tersebut akan menolong para mahasiswa miskin untuk meraih cita-citanya.

Dia menyebutkan, saat ini Unsyiah menerima Bidikmisi atas 4.375 mahasiswa. Selain itu bantuan pendidikan lain mencakup beasiswa PPA sebanyak 1.168 orang, Afirmasi Pendidikan 33 orang, Bank Indonesia sebanyak 40 orang, Osaka Gas sebanyak 30 orang, beasiswa Tugas Akhir sebanyak 26 orang, dan beasiswa lainnya.

Selain itu, Unsyiah juga mengusulkan penambahan beasiswa untuk anak-anak Papua di Aceh. Usulan tersebut, kata Hizir, merupakan aspirasi dari Majelis Adat Papua yang mengunjungi Unsyiah beberapa waktu lalu. “Mereka sangat mengapresiasi Unsyiah. Anak-anak Papua ini merasa bisa cepat lulus kalau kuliah di Unsyiah,” jelasnya.

Begitu juga disampaikan Koordinator Kopertis XIII Aceh, Prof Faisal A Rani MHum yang mengatakan, Aceh memiliki 116 perguruan tinggi swasta dengan jumlah penerima Bidikmisi masih tergolong sedikit yakni 379 orang. Faisal menilai Bidikmisi tak hanya menolong para mahasiswa, tetapi juga membantu Peguruan Tinggi Swasta (PTS).

Sementara Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr Abdul Fikri Faqih MM menjelaskan bahwa hasil pertemuan tersebut akan menjadi masukan dan rujukan bagi pihaknya dalam menyusun kebijakan. Menurutnya, kunjungan kerja itu bertujuan untuk menyerap aspirasi pemerintah dan masyarakat Aceh.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved