VIDEO - Tarek Pukat, Menjaring Ikan, Menjalin Kebersamaan

Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, menggunakan sistem bagi hasil antara pemilik pukat dengan penarik.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tradisi tarek pukat atau menarik pukat bukanlah hal baru bagi masyarakat Aceh.

Warga yang berdiam di kawasan pesisir telah mengenal kegiatan ini hingga menjadi budaya tersendiri bagi mereka.

Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, menggunakan sistem bagi hasil antara pemilik pukat dengan penarik. Tarek pukat, menjaring ikan, menjalin kebersamaan.

Pemandangan tersebut terekam saat SerambiTV menyambangi Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja.

Baca: Nelayan Aceh, di Laut dan Darat Bermasalah

Baca: Siaran Pers Berita Hoaks Penculikan Anak yang Meresahkan Warga, Ada Jutaan Artikel yang Beredar

Baca: Lima Nelayan Aceh Ditahan Malaysia

Mereka kebanyakan adalah warga Gampong Jawa. Namun pawang laot setempat mengatakan, menerima siapa saja yang mau ikut serta menarik pukat. kegiatan ini lazim dilakukan saban pagi dan sore hari.

Banyak juga warga yang hadir ke lokasi khusus mencari ikan segar, terlebih ikan hasil tangkapan diperjual belikan langsung disini.

Aktivitas nelayan itu juga menarik perhatian warga yang khusus datang untuk sekedar menonton.

Menikmati pemandangan pantai berlatar gugusan bukit di kejauhan, dengan camar yang terbang menjadi harmoni alam Gampong Jawa.

Penulis: Hari Mahardhika
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved