Dayah Darul Ihsan Bekali 44 Mahasiswa Politeknik Kutaraja

program ini bertujuan membangun karakter islami mahasiswa melalui kegiatan orientasi lingkungan dan keagamaan

Dayah Darul Ihsan Bekali 44 Mahasiswa Politeknik Kutaraja
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Yayasan Darul Ihsan Tgk H Musannif Sanusi SE, Direktur Politeknik Aceh Supriyanto S.P M.Si, Ketua Pelaksana Hamdani, SE, M.S dan mahasiswi pada acara pelepasan di Mesjid Darul Ihsan, Sabtu (3/11/2018) 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 44 mahasiswa/mahasiswi Politeknik Kutaraja mengikuti Pembekalan Agama Islam di Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Siem, Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (3/11/2018).

Direktur Politeknik Kutaraja,Supriyanto, S.P, M.Si didampingi Ketua Pelaksana, Hamdani, SE, M.S mengatakan, program yang berlangsung 1-3 November 2018 ini bertujuan membangun karakter islami mahasiswa melalui kegiatan orientasi lingkungan dan keagamaan.

Karena itu mereka diasramakan dan ikut berbaur dengan santri.

Baca: 25 Mantan Pejuang MILF Filipina Berkunjung ke Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee, Aceh Besar

"Hal ini terwujud, setelah mengamati dari sejumlah pihak dan melakukan mediasi dengan pihak dayah, Tgk Ataillah, kami sepakat untuk memilih Darul Ihsan sebagai tempat pembekalan mahasiswa," jelas Supriyanto.

Ketua Yayasan Abu Hasan Krueng Kalee, Dayah Darul Ihsan Tgk H Musannif Sanusi, SE menyampaikan terima kasih atas kerjasama ini.

"Kami juga bersyukur akhir-akhir ini ada sejumlah dayah, perguruan tinggi, baik dalam dan luar negeri telah menjadikan Darul Ihsan sebagai mitra dalam mendidik generasi yang islami,'' jelas Musannif yang juga selaku Wakil Ketua Komisi VII Bidang Agama dan Kebudayaan DPRA.

Baca: Perkuat Aqidah dan Bahasa Arab, Darul Ihsan Kembali Undang Syaikh Ayyub Aljazair

Sebelumnya pada 23 Oktober 2018, Dayah Darul Ihsan juga kedatangan tamu studi tour dari United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB bersama
mantan pejuang Moro Islamic Liberation Front (MILF) Mindanao, Filipina untuk mempelajari kurikulum.

''Insya Allah, tindaklanjut dari studi mereka, pihak MILF dan UNDP kembali mengundang pimpinan Darul Ihsan ke Filipina pada 9 November 2018 dalam rangka mempersentasikan kurikulum yang tidak ada unsur radikalisme kepada mereka secara mendalam," tutup Musannif dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Sabtu (3/11/2018).(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved