Haji Uma Bantu Bayi Tanpa Lubang Anus di Peudawa

Anggota DPD-RI, H Sudirman alias Haji Uma ikut membantu biaya pengobatan bayi tanpa lubang anus bernama Maulina Khairina

Haji Uma Bantu Bayi Tanpa Lubang Anus di Peudawa
Serambinews.com
Anggota DPD RI H Sudirman alias Haji Uma, mengunjungi bayi tanpa lubang anus, bernama Maulina Khairina (2,5 bulan), Sabtu (3/11/2018). Kepada keluarga bayi itu, ia memberikan bantuan dana agar bayi itu dibawa kembali ke RSUZA Banda Aceh untuk diobati. 

IDI – Anggota DPD-RI, H Sudirman alias Haji Uma ikut membantu biaya pengobatan bayi tanpa lubang anus bernama Maulina Khairina yang masih berusia 2,5 bulan di Gampong Blang Buket, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, Sabtu (3/11).

Kunjungan Haji Uma beserta rombongnya ke rumah bayi itu disambut oleh ayah dan ibunya, Marzuki (32) dan Azizah (33), Keuchik Gampong Blang Buket, Hanafiah dan Koordinator PKH Peudawa, Tgk Dahlan SE MM. “Anak kami lahir tanpa ada lubang anus, sehingga kalau buang air besar juga dari lubang kemaluan,” ujar Marzuki di hadapan Haji Uma.

Marzuki menjelaskan tiga hari setelah lahir, anaknya dibawa ke RSUD dr Zubir Mahmud, dan dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh dan setiba di RSUD Zainal Abidin, anaknya dibawa ke dalam ruang IGD untuk diambil sampel darah.

“Saat itu, kondisi anak kami memperihatinkan, badannya membiru, sehingga tidak bisa diinfus, karena tidak dapat urat nadinya,” katanya. Marzuki mengatakan dokter menyebut anaknya tidak memiliki lubang anus, tetapi ada bentuknya.

Dikatakan, keesokan hari, anaknya dirontgen, tetapi sampai sore tidak ada hasilnya, sehingga dibawa pulang kembali ke rumah. Saat ini, anaknya menjalani perawatan jalan dan direncanakan akan kembali mengambil rujukan di RSUD dr Zubir Mahmud untuk membawa anaknya kembali ke RSUD Zainal Abidin, untuk menjalani pengobatan lanjutan.

Seusai mendengarkan penjelasan itu, Haji Uma mengatakan akan membantu biaya perjalanan ke RSUD Zainal Abidin di Banda Aceh dan biaya kebutuhan hidup di sana. Dia berjanji akan mengawal proses pengobatan bayi itu di Banda Aceh, karena pihak keluarga sudah pesimis anaknya bisa sembuh.

Haji Uma menyatakan kunjungannya juga untuk memberikan motivasi kepada orangtua bayi ini bahwa anaknya bisa ditangani. “Saya sudah menugaskan staf khusus untuk mendampingi bayi ini nantinya agar ditangani secara baik di RSUD Zainal Abidin,” ujar Haji Uma.

Dia menyebutkan juga akan membangun komunikasi dengan pihak medis di RSUD Zainal Abidin. “Kita akan kawal proses pengobatan ananda kita, Khairina Maulina sampai sembuh dan normal. Ini harapan kita bersama,” ujar Haji Uma.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved