Galus Gelar Saman Keenam

Festival budaya Tari Saman Dua Hari Dua Malam (Bejamu Saman Roa Lo Roa Ingi) kembali digelar di Kabupaten Gayo Lues

Galus Gelar Saman Keenam
PEMBUKAAN festival budaya Tari Saman Dua Hari Dua Malam (Bejamu Saman Roa Lo Roa Ingi) di Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, Sabtu (3/11) malam. 

* Berlangsung di Kecamatan Putri Betung

BLANGKEJEREN - Festival budaya Tari Saman Dua Hari Dua Malam (Bejamu Saman Roa Lo Roa Ingi) kembali digelar di Kabupaten Gayo Lues (Galus). Kali ini giliran Kecamatan Putri Betung.

Catatan Serambi, pelaksanaan festival Tari Saman Dua Hari Dua Malam itu merupakan yang keenam, dari rencananya dilaksanakan di 11 kecamatan. Acara dibuka langsung oleh Bupati Gayo Lues, M Amru, Sabtu (3/11) malam, dan dijadwalkan akan berakhir pada Senin (5/11) hari ini.

Untuk diketahui, acara ini merupakan rangkaian dari Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) atau Festival Internasional Dataran Tinggi Gayo dan Alas program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

GAMIFest sendiri digelar di empat kabupaten di Aceh, meliputi Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tenggara, mulai dari 14 September hingga 24 November 2018.

Amru dalam pidato sambutannya, meinta masyarakat Galus agar merelakan Tari Saman menjadi milik dunia setelah diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia tak benda. Karena itu, ini akan menjadi tantangan baru bagi masyarakat untuk dapat terus melestarikan budaya Saman.

“Salah satu upaya untuk melestarikan budaya Saman di adalah dengan penyelenggaran Festival Saman Dua Hari Dua Malam di sebelas kecamatan dengan waktu yang berbeda,” kata Amru.

Di samping Tari Saman, pihaknya juga berencana menggelar festival lain menyangkut dengan kebudayaan Galus. “Kami selaku pemangku kebijakan akan mengadakan festival lain menyangkut kebudayaan Galus itu. Sekarang sudah saatnya dikembangkan dan kita ciptakan karya terbaru,” demikian Amru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Galus, Syaruddin SSos, mengatakan, Festival Budaya Tari Saman Dua Hari Dua Malam dijadwalkan akan berlangsung di 11 kecamatan.

Hingga saat ini disebutkannya, festival sudah terlaksana di enam kecamatan, meliputi Blangjerango, Blangpegayon, Blangkejeren, Kutapanjang, Pining dan Kecamatan Putri Betung.

“Sudah enam kecamatan yang melaksanakan Festival Tari Saman, jadi masih ada lima kecamatan lagi,” sebut Syaruddin.

Kelima kecamatan sisanya itu dia sebutkan, terdiri dari Kecamatan Rikit Gaib yang dijadwalkan 6 November, Kecamatan Dabung Gelang pada 10 November, dan Kecamatan Tripe Jaya, Terangun dan Pantan Cuaca.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved