Grup Band Debu Hibur Pengunjung

Grup band bernuansa perkusi islami, Debu, mampu menghibur pengunjung Aceh International Rapa’i Festival

Grup Band Debu Hibur Pengunjung
PESERTA Aceh International Rapai Festival (Aciraf ) 2018 menyaksikan tarian seudati saat melakukan field trip ke Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe 

LHOKSEUMAWE - Grup band bernuansa perkusi islami, Debu, mampu menghibur pengunjung Aceh International Rapa’i Festival (Aciraf) 2018, di Stadion Tunas Bangsa, Lhokseumawe, Selasa (6/11) malam.

Personil Debu yang terdiri dari sejumlah negara membawakan lagu seperti Doa Cinta, Astaghfirullah, Asyik Nama Allah, dan Ampunilah Saya. Penampilan Daood Abdullah (drum), Fatimah Husniah (baglama/ saz, dan biola), Layla Wafiyah (harpa, kanoon, tambur dan vokalis), Ali Mujahid Abdullah (bass, backing vocal), Kumayl Mustafa Daood (vokalis utama, oud, biola, komposer dan pengaransir), Naimah Mahmoud (mandolin, perkusi, oud) beserta musisi lain mampu mengibur penonton yang memadati panggung utama.

Usai pertunjukkan grup band Debu, dilanjutkan dengan penampilan Joel Pasee. Penyanyi lokal ini tampil bersama komunitas musisi tradisi Aceh, Geunta Pasee. Acara diakhiri dengan performa peserta dari India, Thailand, dan Bengkalis, Riau.

Sementara vokalis Debu, Kumayl Mustafa Daood menyebutkan, mereka sangat senang datang untuk menghibur masyarakat Aceh. Apalagi sambutannya kepada mereka luar biasa. Dia mengharapkan even besar seperti ini dapat terus terselenggarakan di Aceh. “Aceh memiliki ragam adat dan budaya yang berpotensi besar dalam memajukan daerah,” pungkas Mustafa Daod yang juga pimpinan grup band Debu.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved