PT SCA Gandeng Investor Cina Bangun Pabrik Semen di Laweung, Ini Komentar Anggota DPR RI Fadhlullah

"Jangan cuma memikirkan dari aspek bisnis saja, tetapi kepentingan bangsa harus menjadi tujuan utama.”

PT SCA Gandeng Investor Cina Bangun Pabrik Semen di Laweung, Ini Komentar Anggota DPR RI Fadhlullah
For Serambinews.com
Anggota DPR RI, Fadhlullah saat berkunjung ke lokasi pembangunan pabrik Semen Aceh di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, (20/10/2017). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Komisi VI DPR RI asal Aceh, Fadhlullah ikut menanggapi langkah PT Samana Citra Agung yang mengandeng investor asal China dalam membangun pabrik semen di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie.

Anggota DPR asal Partai Gerindra ini mengapresiasi langkah yang diambil oleh PT Samana dalam mengembangkan investasi di Aceh.

Menurutnya, dengan kerja sama itu tentu akan melanjutkan proses pembangun pabrik semen tersebut. Nantinya juga akan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan pemerintah daerah.

Fadhlullah juga menyayangkan sikap PT Semen Indonesia yang menghentikan sepihak pembangunan pabrik semen di Pidie tersebut.

Seharusnya, kata Fadhullah, Semen Indonesia sebagai BUMN harus melakukan pemerataan pembangunan untuk mendukung dan memberikan kesejahteraan bagi bangsa dan negara.

“Jadi sebagai BUMN, jangan cuma memikirkan dari aspek bisnis saja, tetapi kepentingan bangsa harus menjadi tujuan utama,” ujar pria yang disapa Dek Fad ini.

Baca: Pengamat: Masalah PT SIA Perlu Pendekatan Budaya

Menurutnya, dalam kunjungan ke lokasi pembangunan pabrik beberapa waktu lalu. Ia sudah melihat potensi dan manfaat yang akan diberikan oleh pabrik tersebut jika sudah selesai dibangun.

"Pada saat dihentikan pembangunan pabrik semen di Pidie, saya sudah berkunjung ke areal pabrik, memang potensinya sangat bagus, akan membuka lapangan kerja, menghidupkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitarnya, memberikan PAD bagi daerah,” jelas Dek Fad.

Namun, katanya, yang lebih penting dari keberadaan pabrik tersebut adalah mampu menciptakan persepsi positif investasi kepada investor bahwa Aceh menjadi daerah yang aman dan nyaman untuk menanamkan investasinya.

Dengan adanya MoU antara Samana Citra Agung dengan Jiangsu asal China, Dek Fad mendorong agar komitmen tersebut dapat segera terealisasi dalam bentuk kontrak pembangunan.

"Saya sangat mengapresiasi adanya MoU dalam keberlanjutan pembangunan pabrik semen di Pidie, dengan adanya mitra yang siap membangun tersebut, saya akan sampaikan dalam rapat Komisi VI agar memanggil PT Semen Indonesia untuk menarik diri dari Aceh, untuk apa memberikan harapan yang tidak jelas kepada masyarakat Aceh, penghentian dan pembangunan lanjutan yang tidak jelas tentu akan merugikan masyarakat dan pemerintah Aceh, lebih baik dibangun oleh perusahaan yang siap dengan modal" tegas Dek Fad.

Baca: PT SIA Terbelit Sengketa Lahan

Sebelumnya diberitakan Serambinews.com, PT Samana Citra Agung (SCA), Rabu (7/11/2018) menandatangani MoU dengan salah satu perusahaan Jiangsu asal Tiongkok, Cina.

Kabar tentang kesepakatan kerja sama itu diketahui Serambinews.com dari akun twitter Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah @niriansyah, Rabu (7/11/2018). Penandatangan kerja sama itu berlangsung di Cina.

Namun terkait hengkangnya PT Semen Indonesia dari Laweung belum mendapat konfirmasi dari manajeman PT Semen Indonesia yang telah lebih dulu berinvestasi di daerah itu.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved