Tafakur

Mengajar Ilmu

Sungguh agung ajaran Islam yang mewajibkan belajar dan mengajar. Belajar dan mengajar memang dua hal

Mengajar Ilmu
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu yang dia ketahui, namun dia menyembunyikannya, maka dia akan diberi tali kekang dari neraka pada hari kiamat” (HR. Tirmidzi).

Sungguh agung ajaran Islam yang mewajibkan belajar dan mengajar. Belajar dan mengajar memang dua hal yang berbeda, tetapi sangat berkaitan dan saling memberi pengaruh positif satu sama lain. Di satu sisi, karena ingin mengajar, seseorang akan berusaha untuk belajar (lagi) agar lebih siap. Di sisi lain, karena belajar seseorang akan mampu mengajar, baik isi maupun caranya. Makanya tidak mengherankan, seseorang yang mau dan ikhlas mengajar akan dianugerahi tambahan ilmu dan pengalamannya dari waktu ke waktu.

Bahkan orang-orang yang sudah belajar sepatutnya merasa takut bila tidak mau mengajar. Sebab, yang demikian akan digolongkan sebagai bagian dari upaya menyembunyikan ilmu. Menyembunyikan ilmu bisa dalam berbagai bentuk, termasuk dengan cara menjual mahal ilmu yang telah diperoleh. Akibatnya, ilmu hanya akan diperoleh oleh mereka dari keluarga kaya.

Jika begini, maka akan tercipta struktur masyarakat yang timpang, yaitu yang kaya akan terus dan semakin kaya, sedangkan yang miskin semakin miskin. Padahal Islam mengajak kepada keadilan dan tidak diskriminatif atau membeda-bedakan antara orang kaya dan miskin.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved