Saat Pesawat Garuda Indonesia GA421 Lakukan Pendaratan Darurat di Atas Sungai Bengawan Solo

Penyebab pendaratan darurat tersebut dikarenakan kedua mesin pesawat mati saat ingin menembus badai hujan dan es.

Saat Pesawat Garuda Indonesia GA421 Lakukan Pendaratan Darurat di Atas Sungai Bengawan Solo
Intisari online
Pesawat Garuda Indonesia. 

SERAMBINEWS.COM - Lion Air menjadi pembicaraan di Indonesia dalam dua minggu terakhir.

Hal ini terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang pada Senin (29/10/2018) pagi.

Karena kecelakaan ini, seluruh penumpang dan awak kabin yang berjumlah 189 orang dilaporkan tewas.

Evakuasi masih dilakukan. Beberapa potongan tubuh korban, potongan pesawat, hingga black box sudah ditemukan.

Baca: Anak-anak ini Nekat Menyelinap di Bawah Bus yang Melaju Sejauh 80 Km untuk Bertemu Orang Tua

Belum selesai duka keluarga korban Lion Air JT 610, terjadi kecelakaan kecil yang menimpa pesawat Lion Air lainnya.

Pada Rabu (7/11/2018) malam, pesawat Lion Air JT 633 rute Bengkulu – Jakarta menyenggol tiang listrik di Bandara Fatmawati, Bengkulu sekitar pukul 19.00 WIB.

Tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun kejadian ini sudah menjadi viral di sosial media.

Baca: Penjelasan Dokter Soal Air Rebusan Pembalut Bisa Sebabkan Efek Mabuk

Dua kejadian ini membuat beberapa orang merasa takut untuk naik pesawat. Walau sebenarnya, kita semua tidak menginginkan namanya kecelakaan.

Kita bisa menyebut dua kecelakaan tersebut musibah dan kita semua tidak pernah ingin menginginkannya.

Memang kemungkinan selamat dari sebuah kecelakaan pesawat cukup kecil angkanya. Namun tidak ada yang tidak mungkin.

Baca: Percakapan Terakhir Pilot Lion Air JT 610 Akhirnya Terungkap, Dua Minggu Setelah Black Box Ditemukan

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved