Malam Ini, UAS Tausiah di Peureulak

Ustadz Abdul Somad LC MA yang terus memberikan tausiah di beberapa kota di Aceh, akan hadir di Peureulak Kota

Malam Ini, UAS Tausiah di Peureulak
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Ustaz Ustad Abdul Somad saat tablig akbar di Lapangan Sepakbola Desa Sawang, Kecamatan Sawang Aceh Utara, Sabtu (10/11/2018). 

IDI – Ustadz Abdul Somad LC MA yang terus memberikan tausiah di beberapa kota di Aceh, akan hadir di Peureulak Kota, Aceh Timur, Minggu (11/11) malam, seusai shalat Isya. Diperkirakan ribuan warga Aceh Timur akan tumpah ruah di lapangan T Chik M Thaib untuk mendengarkan siraman rohani dari dai kondang asal Riau itu.

Sekretaris Panitia Tgk H T Fahrizal Lc ME kepada Serambi, Sabtu (10/11) menjelaskan persiapan untuk zikir dan tabligh akbar bersama UAS sudah mencapai 90 persen.

Dia mengatakan zikir dan tablig akbar ini digelar juga dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, sekaligus memperingati haul Sirul Mubtadin Peureulak Raya ke-4, dan Hari Kebangkitan Gerakan Aneuk Muda Sosial (GAMS) Aceh pertama.

Dikatakan, sebelum menuju Peureulak, UAS lebih dulu mengisi tausiah di Lhoksukon, Aceh Utara pada Minggu (11/11) sore usai shalat Ashar, hingga Maghrib. Disebutkan, usai shalat Maghrib di Lhoksukon, UAS langsung berangkat ke Aceh Timur, dan panitia beserta Forkopimda Aceh Timur, menyambut UAS di perbatasan Aceh Timur, Kecamatan Madat.

Dia memperkirakan, UAS tiba di Peureulak pukul 20.30 WIB dan langsung masuk pembukaan acara. Tetapi, para jamaah Sirul Mubtadin dan masyarakat menggelar zikir bersama seusai shalat Maghrib hingga shalat Isya berjamaah.

Fahrizal menjelaskan pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Quran, sambutan ketua panitia, Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Fadhil Rahmi, Bupati Aceh Timurl, H Hasballah Bin HM Thaib, dan selanjutnya tausiyah oleh Ustadz Abdul Somad.

Disebutkan, tema zikir ini: “Mengingat Kembali Sejarah Kota Peureulak Sebagai Tempat Masuknya Islam Pertama di Asia Tenggara.” Fahrizal menyatakan ingin mengingatkan kembali seluruh masyarakat bahwa sejarah tidak boleh dilupakan. Dia berharap, semua pihak bersama-sama memajukan peradaban Islam pertama yang ada di Peureulak, Aceh Timur ini.

Sedangkan panitia juga telah mengantongi surat izin keramaian dari Polres Aceh Timur, area parkir di timur dan barat, serta berkoordinasi dengan semua pihak. Untuk acara yang dipusatkan di pinggir jalan nasional, maka jalur mininus dari Medan ke Banda Aceh dialihkan ke jalan kota Peureulak sampai simpang masjid Pasir Putih.

Sedangkan bus yang dari arah yang sama Medan ke Banda Aceh, tetap melalui jalan nasional, begitu juga sebaliknya, dari Banda Aceh ke Medan. Dia menjelaskan untuk truk diminta untuk berhenti sementara sampai acara selesai dilaksanakan dan area parkir jamaah berjarak 1 km dari lokasi acara dan dilarang parkir di pinggir jalan nasional.

Fahrizal juga meminta masyarakat agar tidak membawa bendera, mapun simbol partai, dan benda tajam. Bagi caleg yang memasang spanduk di seputaran lapangan, diminta untuk memindahkan sementara waktu.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved