CPNS 2018

CPNS 2018 - Pelamar CPNS Kemenkumham Gagal di Tes SKD Masih Bisa Diloloskan, Asal Penuhi Syarat Ini

Kemenkumham juga memiliki aturan tersendiri terkait pengisian formasi jabatan yang kosong akibat seluruh peserta gagal di SKD.

CPNS 2018 - Pelamar CPNS Kemenkumham Gagal di Tes SKD Masih Bisa Diloloskan, Asal Penuhi Syarat Ini
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
Peserta tes CPNS di Simeulue mengikuti ujian di gedung Serbaguna Simeulue, Rabu (31/10/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Masih ada kesempatan bagi peserta yang gagal memenuhi passing grade di tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan diberlakukannya ranking bagi peserta seleksi CPNS 2018 yang pendaftarannya dipusatkan di sscn.bkn.go.ig.

Ada kesempatan bagi yang tak lolos tes SKD dari kebijakan instansi dan formasi jabatan kosong.

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memberikan pernyataan terkait banyaknya peserta yang tak lolos di tes SKD.

Kebijakan instansi dan formasi jabatan kosong nantinya akan diisi oleh peserta CPNS 2018 dengan mempertimbangkan beberapa hal. Seperti diketahui, ambang batas atau passing grade diberlakukan oleh panitia dalam penilaian tes SKD.

Baca: Kasus HIV/AIDS di Subulussalam, Kadinkes: Bagai Fenomena Gunung Es

Baca: CPNS 2018 - Tahapan Setelah SKD, BKN Beri Kisi-Kisi Tes SKB, Ini Linknya

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dibagi menjadi tiga tes, diantaranya es Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Intelegensia Umum (TIU).

Dilansir dari Tribunnews.com, banyaknya peserta yang gagal memenuhi passing grade membuat munculnya petisi di situs www.change.org

Petisi tersebut meminta agar nilai passing grade diturunkan.

Menanggapi petisi tersebut, BKN mengungkapkan masih ada peluang bagi peserta yang tidak lolos passing grade.

Pasalnya akan diberlakukan sistem rangking berdasarkan nilai kumulatif masing masing formasi untuk menentukan lolos tidaknya peserta CPNS 2018.

Namun BKN menjelaskan bahwa ada kebijakan instansi yang nantinya akan diambil.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved