VIDEO - Mengenal Budaya Jawa Lewat Keraton dan Taman Sari Yogyakarta

Didirikan sejak masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I tahun 1756, keraton dibuka untuk umum pada masa Sultan Hamengku Buwono IX.

SERAMBINEWS.COM, YOGYAKARTA – Dikenal sebagai kota budaya, Yogyakarta menjadi jantung kebudayaan Jawa.

Mengenal kebudayaan Jawa bisa dimulai dengan menyambangi Yogya, provinsi berjuluk daerah istimewa ini merawat tradisi kerajaan dengan sistem kesultanan.

Keraton Yogyakarta menjadi simbol kejayaan kesultanan Ngayogya Hadiningrat. Istana raja ini terbuka untuk umum, mulai pukul 09.00 – 14.00 WIB, kecuali hari Jumat tutup pukul 11.00 WIB.

Di sini pengunjung bisa melihat bangunan yang megah dengan nuansa Jawa yang kental, aneka benda koleksi raja dan keluarga, hingga kehidupan abdi dalem.

Baca: Sidak Pangkalan Gas Elpiji, Wabup Abdya Temukan Banyak Masalah dan Ancam Pangkalan Nakal

Baca: Penggemar Marvel Berduka, Stan Lee Pencipta Tokoh Avenger Meninggal di Usia 95 Tahun

Didirikan sejak masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I tahun 1756, keraton dibuka untuk umum pada masa Sultan Hamengku Buwono IX.

Anda akan disuguhi pagelaran (ruang) yang memamerkan koleksi seperti gamelan, lukisan Raden Saleh, hingga koleksi pribadi Sri Sultan.

Masih dalam tema wisata budaya, jangan lewatkan berkunjung ke Taman Sari.

Taman ini merupakan situs bekas taman atau kebun istana yang berlokasi tak jauh dari keraton.

Tempat ini dulunya merupakan tempat rekreasi keluarga raja sekaligus menjadi benteng pertahanan.

Baca: Yusril Jadi Lawyer Jokowi, Irwansyah: Ini Berpengaruh pada Kemenangan di Aceh

Didominasi oleh warna coklat bata, water castle atau istana air menjadi spot yang ikonik. Seperti namanya, zaman dulu tempat ini menjadi tempat pemandian putri raja dan permaisuri.

Taman Sari menjadi lambang kejayaan Kerajaan Mataram. Wisata cagar budaya ini berada satu kompleks dengan bangunan lainnya seperti Kampung Cyber yang dipenuhi oleh mural.

Ya, selain budaya, Yogya dikenal sebagai ‘rumahnya’ para seniman. Seperti tagline wisatanya ‘Yogya istimewa’.

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved