CPNS 2018

Banyak CPNS 2018 Tak Lolos Tes SKD, Menpan RB Tegaskan Sedang Cari Solusi

Menurut dia, rumusan Panselnas nantinya diharapkan bisa menyeimbangkan kualitas seleksi yang dihasilkan

Banyak CPNS 2018 Tak Lolos Tes SKD, Menpan RB Tegaskan Sedang Cari Solusi
Didik Suhartono
Peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018). Sebanyak 3.425 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2018 yang ujiannya dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww. (Didik Suhartono) 

Passing grade yang ada, lanjut dia, dimaksudkan untuk menjaring CPNS yang unggul.

Ia menambahkan, pihaknya menyadari bahwa banyak pelamar yang tidak lolos.

"Hal ini akan dicarikan solusinya yang baik," ujar dia.

Seleksi Seperti diketahui, SKD CPNS 2018 masih berlangsung hingga 17 November mendatang.

Tes SKD ini terbagi menjadi tiga, yakni tes karakteristik pribadi (TKP), tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes intelegensia umum (TIU).

Masing-masing tes ini mempunyai nilai ambang batas sesuai formasi yang didaftari oleh pelamar.

Tahap selanjutnya, setelah dinyatakan lolos tes SKD, peserta akan mengikuti tes seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pemerintah membuka sebanyak 238.015 formasi pada CPNS tahun ini.

Formasi tersebut terbagi dari instansi pusat dan daerah.

Baca: Miris! Di Ajang Porprov XI Subulussalam Masuk 5 Besar, Tapi Kini Terancam Absen di Ajang PORA XIII

Baca: YARA Serahkan Bantuan untuk Keluarga Miskin yang Tinggal di Gubuk Penyimpanan Jerami

Tes Karakteristik Pribadi Jadi Momok Menakutkan

Sebagian besar peserta Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang merupakan proses rekrutmen CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) di Yogyakarta gagal dalam Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

SKD CPNS terdiri dari tiga bidang soal, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan TKD.

Masing-masing memiliki standar kelulusan berbeda, yakni secara berurutan 75, 85, dan 143. Salah satunya dalam tes yang digelar di Gedung Siti Khadijah, SMA 7 Muhammadiyah Yogyakarta ini, berlangsung Selasa (13/11/2018) pagi hingga sore yang terbagi dalam empat sesi.

Berdasarkan keterangan Ketua Tim Registrasi Rekruitmen CPNS Kementerian PUPR wilayah Surabaya dan Yogyakarta, Arifa N, terdapat 1.489 peserta yang mengikuti tes hari ini.

Namun, berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, sebagian besar peserta diketahui gagal dalam bidang TKP.

Padahal, dua bidang lainnya lolos dan memenuhi standar yang diberlakukan. Misalnya, peserta atas nama Deka, Fattan, dan Tema, peserta yang datang dari kota Yogyakarta dan mendaftar formasi-formasi berbeda di Kementerian PUPR.

"Semuanya lulus passing grade, TKP saja yang kurang," ujar Tema yang ditemui saat mengantre barang bawaan yang dititipkan pada panitia. 

"Passing Grade" Menurut dia, TKD tidak sulit, hanya pilihan jawabannya sangat menjebak.

"Tidak sulit, kita hanya tidak tahu polanya. Kita tidak tahu apa yang diinginkan oleh pembuat soal. Kan kita jawab berdasarkan pikiran masing-masing. Tidak ada benar dan salah," ujarnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh Arifa yang sudah memantau jalannya seleksi di Surabaya sebelumnya.

"Level kesulitan (TKP) memang tinggi dan soalnya cenderung panjang-panjang. Padahal total soal ada 90 dan waktu yang tersedia hanya 100 menit. Untuk baca soalnya saja sudah lama, kan?" ujar Arifa. "Di Surabaya hanya sekitar 10 persen peserta yang lolos dari total peserta yang ada.

Kalau di Yogya ini belum diketahui, karena proses tes juga masih berlangsung," tutur Arifa.

Selama ada di lokasi tes, Kompas.com menemui salah seorang yang berhasil lolos dalam tes SKD ini.

Ia adalah Atika Audia.

Saat ditanya, kunci keberhasilannya menghadapi TKP yang banyak ditakutkan adalah dengan mengerjakannya pertama kali sebelum dua bidang tes lainnya.

"Alhamdulillah saya lolos. Jadi tadi saya langsung kerjakan nomor 66, soal TKP dulu. Karena beberapa teman memberi tahu soal-soal di TKP panjang dan butuh waktu lama,” kata Atika.

Trik semacam ini bebas saja untuk dilakukan oleh setiap peserta tes. Tidak ada aturan khusus yang mengharuskan seseorang mengerjakan secara berurutan.

Baca: 5 Alasan Saksikan Pertarungan ONE: Warriors Dream, Penentuan Gelar Juara Dunia Atlet MMA

Baca: KPK Dalami Indikasi Adanya Penanggalan Mundur Dalam Proyek Meikarta

Baca: Dubes Arab Saudi Bantah Larang Warga Palestina untuk Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banyak CPNS Tak Lolos Tes SKD, Menpan RB Tegaskan Panselnas Sedang Cari Solusi"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved