Hotman Paris Minta Jumpa Baiq Nuril, Perempuan yang Terancam Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Hotman Paris beraharap bisa bertemu Baiq Nuril atau keluarganya di Kopi Johny, kedai langganannya.

Hotman Paris Minta Jumpa Baiq Nuril, Perempuan yang Terancam Penjara dan Denda Rp 500 Juta
Kompas.com dan Instagram
Kolase foto Hotman Paris Hutapea dan Baiq Nuril Maknun. 

Hotman mengundang hadir di Kedai Kopi Johny yang merupakan tempat langganannya minum kopi dan kini viral.

Para netizen langsung bahagia.

Seperti akun love_smail_inAlhamdulillah menulis bang @hotmanparisofficial semoga kembali ke indonesia dgn selamat n sehat agar ttp bs membantu rakyat kecil.

Lalu ada akun@evaaayyu. Ia menulis Semoga senantiasa sehat slalu bang @hotmanparisofficial_ agar BSA bnyak membantu org2 yg susah. Berkah pahala bang hotman

Akun @noviethapersa juga menanggapi dan mengapresiasi Hotman Paris. Dia menuliskan Yang begini pantass d jdin idola.. Mantappp tulang, semoga panjang umur dan sll dberikan kesehatan biar bs sll menolong orang2 yg kurang mampu..

Akun @ardi_novrianto menulis Bang hotman yang berhati malaikat tolong bantu...masa yang harusnya jadi korban di lindungi ini malah di penjara 6 bulan dan denda 500jt.

Sang Istri Akui Biasa Lihat Hotman Paris Bareng Cewek Seksi, Anaknya Justru Berikan Pesan Menohok

Seperti diketahui, pada 26 Juli 2017 Baiq Nuril divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram.

Keputusan majelis hakim menyatakan Nuril tidak terbukti menyebarkan percakapan asusila sang Kepala Sekolah SMU 7 Mataram yang bernama Muslim.

Baiq Nuril Maknun, mantan pegawai honorer yang terancam kembali dipenjara dan terkena denda Rp 500 juta akibat kasus ITE yang menjeratnya mengundang simpati banyak pihak.

Nuril diputus bersalah setelah Mahkamah Agung (MA) memenangkan kasasi penuntut umum atas putusan bebas Pengadilan Negeri Mataram.

MA memutuskan Nuril bersalah telah melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE karena dianggap menyebarkan informasi elektronik yang mengandung muatan asusila.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved