Layanan Pembuatan KTP di Abdya Terhenti Dua Hari Terakhir, Ini Penyebabnya

Pelayanan perekaman data dan cetak Kartu Tanda penduduk Elektronik (KTP-el) di Kantor Disdukcapil Abdya, terhenti sejak dua hari terakhir.

Layanan Pembuatan KTP di Abdya Terhenti Dua Hari Terakhir, Ini Penyebabnya
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Isda Fira, ibu rumah tangga warga Desa Pantee Rakyat, Babahrot, jatuh pingsan ketika antre mengurus KTP-el di ruang tunggu Disdukcapil Abdya, Selasa (12/12/2017) siang. Ibu muda tersebut kemudian dibaringkan di atas sofa dalam ruang kerja Kadisdukcapil, sebelum dibawa ke Puskesmas Blangpidie. 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Pelayanan perekaman data dan cetak Kartu Tanda penduduk Elektronik (KTP-el) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terhenti sejak dua hari terakhir. 

Sejumlah warga yang ingin membuat KTP-el akhirnya kecewa ketika mendatangi Kantor Disdukcapil di Jalan Irian, Meudang Ara, Blangpidie tersebut.

Warga yang datang mengurus KTP-el ini, termasuk warga telah berumur 17 tahun yang tercatat sebagai pemilih pemula. KTP ini mereka butuhkan sebagai salah satu syarat untuk bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pileg 2019 mendatang.

Selain itu, ada juga warga mengurus KTP-el yang dibutuhkan sebagai kelengkapan administrasi untuk pengurusan dokumen tertentu.  

Baca: KIP Abdya Tetapkan Jumlah DPT Hasil Perbaikan Kedua, tak Memiliki e-KTP tidak Bisa Memilih

Kepala Disdukcapil Abdya, Rajul Asmar SE dihubungi Serambinews.com, Kamis (15/11/2018) menjelaskan, alat perekaman data diri dan mesin cetak (print) harus dibawa ke Jakarta untuk ditukar dengan yang baru oleh Dirjen Dukcapil pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Alat perekaman dan pencetakan KTP-el tersebut harus ditukar, karena proses kerjanya sangat lamban, akibat sudah kelamaan dipakai,” katanya. 

Ia menambahkan, sebenarnya, alat tersebut  tidak rusak, tapi proses kerjanya sangat lamban karena sudah lama dipakai sehingga harus ditukar.

Baca: Mengaku Bosan Makan Daging Manusia, Pria Ini Serahkan Diri ke Polisi Sambil Bawa Bagian Tubuh Korban

Alat rekam data dan cetak KTP-El tersebut ditukar pada Dirjen Dukcapil pada Kemendagri di Jakarta.

“Peralatan tersebut baru bersedia ditukar oleh Dirjen Dukcapil, bila peralatan yang lama dibawa ke Jakarta,” kata Rajul Asmar.

Diperkirakan, pengurusan KTP-el sudah bisa dilayani kembali pada Senin (19/11) mendatang.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved