VIDEO - Terkait Lembaga Wali Nanggroe, Malik Mahmud Sebut Ada Pihak yang Tidak Mengerti Mou Helsinki

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar angkat bicara terkait polemik keberadaan Lembaga Wali Nanggroe di Aceh.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar angkat bicara terkait polemik keberadaan Lembaga Wali Nanggroe di Aceh.

Dalam sebuah kesempatan kepada serambi on tv di peringatan HUT ke-73 Korps Brimob, di Mapolda Aceh, Jeulingke, Malik Mahmud menyebut isu ini sengaja disebar oleh pihak-pihak yang tidak paham MoU Helsinki.

Isu terkait lembaga maupun sosok Wali Nanggroe awalnya hangat diperbicanngkan menyusul masa jabatan Malik Mahmud Al-Haythar selaku Wali Nanggroe Aceh perdana, akan berakhir pada 16 Desember 2018.

Namun dalam sepekan ini, perkembangan isu ini tidak hanya terkait siapa sosok wali nanggroe Aceh berikutnya, kiprah lembaga, tapi juga wacana penghapusan.

Baca: VIDEO - Usai Peringatan HUT Ke-73 Brimob, Kapolda Berjoget Bersama Prajurit

Baca: Miliki Ganja 90 Bungkus, Warga Lawe Alas Diamankan Satresnarkoba Polres Agara

Baca: 23 Jam Sebelum Ajal Menjemput, Akan Terdengar Suara Gemeletuk Kematian dari dalam Tubuh Manusia

Penulis: M Anshar
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved