Bupati Gayo Lues Usul Pemotongan Jalur Kutacane-Blangkejeren

Bupati Gayo Lues HM Amru minta dukungan Pemerintah Pusat mendukung pelebaran jalan dan short cut jalan menghubungkan Kutacane dengan Blangkejeren,

Bupati Gayo Lues Usul Pemotongan Jalur Kutacane-Blangkejeren
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Bupati Gayo Lues HM Amru (keempat dari kanan) dan Deputi V PMK I Nyoman Shuida (lima dari kanan) seusai pertemuan di Kementerian PMK, Jakarta,Jumat (16/11/2018). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Bupati Gayo Lues HM Amru minta dukungan Pemerintah Pusat mendukung program pelebaran jalan dan short cut jalan yang menghubungkan Kutacane, Aceh Tenggara dengan Blangkejeren, Gayo Lues.

Harapan itu disampaikan HM Amru dalam pertemuan dengan Deputi V Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), I Nyoman Shuida di Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenki PMK, Pamuji Lestari, dua anggota tim Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) dan Pengembangan Kawasan Dataran Tinggi Gayo Alas (DTG) Yusradi Usman Al Gayoni dan Fikar W.Eda.

Baca: Bupati Gayo Lues Hadir Dukung Nabila di Liga Dangdut Indonesia, Ini Yel-yel Untuk Nabila

Menurut Bupati Amru, apabila jalur Kutacane-Blangkejeren diperpendek, maka waktu tempuh akan lebih singkat, secara ekonomi sangat menguntungkan daerah.

"Jalur tersebut saat ini sepanjang 100 Km, bisa diperpendek menjadi 50 Km sampai 60 Km akan sangat menguntungkan. Yang diperlukan hanya memotong kelokan-kelokannya saja," ujar HM Amru.

Ia menjelaskan, dengan sendirinya kelak Bandara Leuser yang ada di Aceh Tenggara akan hidup, sebab akan mengangkut penumpang dari dan ke Gayo Lues.

Baca: Wakil Bupati Gayo Lues Promosikan Anggrek Gunung Galus

"Fasilitas Bandara Leuser bisa makin ditingkatkan lagi, " ujar Amru.

Deputi V Kemnko PMK I Nyoman Shuida menjanjikan akan memfasilitasi harapan Bupati Amru.

Ia juga menyarankan agar di Gayo Lues membangub berbagai fasilitas olahraheaga berbadis alam, mengingat kindisi alam Gayo Lues sangat mendukung.

Saman Bale Asam

Pada hari yang sama, Bupati Gayo Lues juga diterima Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid di ruang kerjanya. Bupati menyampaikan program Festival Budaya Saman yang berlangsung di Gayo Lues dan akan ditutup pada 24 November 2018 bertepatan dengan penutupan GAMIFest.

"Penutupan Festival Saman dilakukan dengan saman bale asam, yakni saman masal yang melibatkan banyak kampung," ujar Bupati Amru.

Dalam pertunjukan itu nanti akan disediakan hadiah khusus kepada penampil terbaik. "Kita upayakan kemeriahan dan kebersamaan," lanjut Amru.

Ia mengharapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi bisa hadir ke Gayo Lues menutup kegiatan tersebut. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved