Cucu Wiranto Meninggal Terpeleset di Kolam: Ini 6 Tempat yang Berpotensi Membahayakan Anak

"Iya, meninggal terpeleset di kolam rumah," kata Abdi di pemakaman Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (16/11/2018), seperti dilansir dari kompa

Cucu Wiranto Meninggal Terpeleset di Kolam: Ini 6 Tempat yang Berpotensi Membahayakan Anak
Intisari-online.com
Menkopolhukam Wiranto menunjukkan foto kenangan dirinya bersama almarhum cucunya Achmad Daniyal Alfatih, Kamis (15/11/2018). 

Salah satunya terjadi di Chongqing, China, seorang anak meninggal setelah terjepit eskalator stasiun bawah tanah.

Baca: 10 Mata Uang Terendah di Dunia Tahun 2018, Rupiah Nomor Berapa?

Baca: Balas Sindiran Sekjen Gerindra soal Janji Kampanyekan Prabowo-Sandi, Ini Pernyataan Lengkap SBY

Sumber listrik

()

Tempat lain yang juga berbahaya bagi anak-anak adalah tempat-tempat yang terdapat sumber atau aliran listrik di sekitarnya, baik di dalam maupun di luar rumah.

Anak-anak yang aktif bermain, terkadang tidak mengetahui adanya sumber listrik atau benda beraliran listrik yang membahayakan mereka.

Hal ini terjadi pada seorang anak berusia 7 tahun yang meninggal terkena setrum di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

Ia duduk di sebuah bangku yang ternyata di sekitarnya terdapat kabel-kabel listrik untuk papan iklan di dalam mal tersebut. Kakinya menyentuh kabel-kabel tersebut, dan ia tersetrum hiongga akhirnya meninggal dunia.

Baca: Banyak Pelamar CPNS tak Lulus Ujian CAT, Plt Gubernur Aceh Janji akan Lakukan Hal Ini

Lantai bertingkat

()

Selanjutnya adalah tempat di ketinggian, misalnya di lantai atas sebuah bangunan. Orangtua harus mengawasi anak-anak mereka dengan ketat agar tidak terjatuh atau terpeleset dari ketinggian.

Pengawasan ini utamanya di daerah dekat tangga atau balkon. Dua tempat ini sangat berpotensi untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada Agustus 2017, seorang anak batita, berusia 2 tahun, jatuh dari lantai tiga sebuah sekolah di Ciputat akibat lepas dari pengawasan neneknya yang saat itu bersamanya.

Saat terjatuh, anak tersebut masih sadarkan diri, namun saat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka parah yang dideritanya.

Baca: Politisi Sontoloyo dan Tampang Boyolali, Ini Beda Gaya Komunikasi Politik Jokowi dengan Prabowo

Baca: Sempat Dikira Penculik Anak, Polisi di Aceh Barat Kembalikan Penderita Gangguan Jiwa ke Keluarganya

Api

()

Terakhir, seorang anak harus diawasi saat berinteraksi atau berdekatan dengan api. Api bisa didapat dari korek, kompor, kembang api, dan sebagainya.

Sumber-sumber api tersebut ada di dalam rumah sehingga sangat mudah dijangkau seorang anak. Orangtua sebisa mungkin menghindarkan anak dari benda-benda itu sangat diperlukan.

Namun, terkadang, seorang anak secara sengaja atau tidak bermain benda-benda yang dapat memunculkan api. Api yang ditimbulkan bisa saja mengenai tubuh atau barang-barang di sekitar hingga membahayakan seorang anak.

Misalnya terjadi pada dua orang anak di Tuban, jawa Timur. Mereka yang masing-masing berusia 5 dan 6 tahun tersebut mengalami luka bakar serius setelah membakar potongan kayu di sekitar rumahnya.

Api ternyata menyambar kedua bocah itu hingga membakar tubuh juga rambut keduanya. Beruntung nyawa kedua bocah itu masih bisa diselamatkan setelah di bawa ke puskesmas terdekat.

(Luthfia Ayu Azanella)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berpotensi Membahayakan Anak, 6 Tempat Ini Perlu Diwaspadai Orangtua"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved