Di Negara Ini, Melaporkan Konten Ilegal dan Pornografi Bisa dapat Uang Rp 1 Miliar

Aturan baru yang diterbitkan oleh biro di bawah regulator media terkemuka, datang saat Beijing meningkatkan kontrol atas konten.

Di Negara Ini, Melaporkan Konten Ilegal dan Pornografi Bisa dapat Uang Rp 1 Miliar
Thinkstock/AndreyPopov
Ilustrasi pornografi 

SERAMBINEWS.COM - China kini meningkatkan imbalan uang tunai yang akan dibayarkan kepada warga bila melaporkan publikasi pornografi dan " konten ilegal" kepada pihak berwenang, regulator pemerintah mengatakan Jumat (16/11/2018).

Mulai 1 Desember, orang dapat memperoleh imbalan hingga 600.000 yuan (Rp 1,2 miliar) bila melaporkan "konten ilegal", online atau lainnya.

Ini menggandakan dari imbalan uang tunai sbelumnya yang sebesar 300.000 yuan di bawah pedoman sebelumnya.

Apa yang dianggap sebagai "konten ilegal" di China secara luas didefinisikan.

Ini mencakup pekerjaan yang "membahayakan persatuan nasional", "kebocoran rahasia negara", dan "mengganggu tatanan sosial".

Aturan baru yang diterbitkan oleh biro di bawah regulator media terkemuka, datang saat Beijing meningkatkan kontrol atas konten.

Informasi yang berbahaya secara politik juga dihapus.

Baca: Klasemen Akhir MotoGP 2018, Marc Marquez dan Repsol Honda Jadi Juara Dunia

Baca: Masih Muda, Kevin Sanjaya Dijuluki Manusia 1 Juta Dolar, Punya Mobil Seharga Rp1,15 Miliar

Awal pekan ini, Cyberspace Administration of China (CAC) telah bekerja keras dalam upaya memerangi rumor yang berbahaya secara politik.

CAC mengatakan telah "membersihkan" 9.800 akun pada platform media sosial China yang dituduh menyebarkan informasi dan rumor "berbahaya secara politik".

Regulator internet juga menghukum platform media sosial populer WeChat dan Weibo untuk kelalaian dan "tidak bertanggung jawab".

Dan pada hari Kamis CAC menerbitkan aturan baru yang membutuhkan platform online untuk menyimpan sejumlah besar data pengguna, termasuk log obrolan, alamat jaringan, dan jenis perangkat, pada akhir bulan.

Informasi tersebut akan dimasukkan dalam "laporan penilaian keamanan" - yang dapat diminta oleh polisi dan CAC dari platform sesuai kebutuhan.

Persyaratan baru ini merupakan bagian dari upaya CAC untuk memperketat kontrol atas situs yang memengaruhi opini publik, seperti grup obrolan, blog, dan Weibo yang mirip Twitter, yang dipaksa untuk meluncurkan pendaftaran nama-asli pada tahun 2012.

Pengawasan media sosial telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari dorongan pemerintah untuk "mempromosikan perkembangan Internet yang sehat dan teratur, melindungi keamanan negara dan kepentingan publik". (Adrie P. Saputra)

Baca: Aceh Tengah Pimpin Perolehan Medali di Cabang Olah Raga Selam, Disusul Aceh Timur

Baca: Lakukan Penggerebekan, Vicky Prasetyo Pergoki Angel Lelga Berduaan dengan Pria Lain di Kamar

Baca: Masih Muda, Kevin Sanjaya Dijuluki Manusia 1 Juta Dolar, Punya Mobil Seharga Rp1,15 Miliar

Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul : Kini Melaporkan Konten Pornografi Bisa dapat Uang Rp 1 Miliar! Cepet Kaya Nih

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved