Tafakur

Hari Luar Biasa

Seringkali kita mengingat hari-hari tertentu saja dalam hidup ini. Seperti hari ulang tahun, hari raya

Hari Luar Biasa

Oleh: Jarjani Usman

“Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang salih” (QS. Al Munafiqun: 10).

Seringkali kita mengingat hari-hari tertentu saja dalam hidup ini. Seperti hari ulang tahun, hari raya, hari meugang, hari perkawinan, dan lain-lain. Sedangkan hari-hari lain dianggap hari-hari biasa dan tak diingat secara khusus. Namun kalau membaca sejumlah petunjuk Allah, tak ada hari yang biasa, semua luar biasa.

Dalam hidup yang singkat ini, setiap hari adalah kesempatan istimewa bagi kehidupan setiap hamba. Setiap hari bisa menghasilkan pahala yang luar biasa jumlahnya bagi orang-orang yang bertakwa. Tidur berpahala. Bangun untuk mandi dan bersuci berpahala. Mendatangi dokter untuk berobat berpahala. Berangkat bekerja berpahala. Beribadah berpahala. Makan dan memberi makan orang lain berpahala. Sungguh banyak aktivitas bermanfaat yang bisa dilakukan sehari saja yang jumlah waktunya 24 jam.

Dan bahkan seseorang yang sudah meninggal dunia tetapi kurang beramal, akan sangat berbahagia bila diberikan waktu sehari penuh untuk kembali hidup di dunia. Yang diminta hanya waktu sebentar, agar dapat beribadah dan bersedekah. Itu bisa bermakna bahwa sungguh besar makna waktu sebentar, apalagi sehari.

Dengan demikian, setiap hari perlu dihargai sebagai pemberian Allah yang luar biasa. Jangan diabaikan dengan tak melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved