Tempuh 'Diplomasi Giok' Nasir Djamil Hadiahi Dubes Myanmar Rencong Black Jade

Dengan diplomasi giok ini, semoga mendorong penyelesaian masalah nelayan Aceh. Nasir juga mengundang Dubes Myanmar berkunjung ke Aceh.

Tempuh 'Diplomasi Giok' Nasir Djamil Hadiahi Dubes Myanmar Rencong Black Jade
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Nasir Djamil saat menyerahkan cendramata rencong yang terbuat dari giok black jade kepada Dubes Myanmar Ei Ei Khin Aye. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Wakil Rakyat Aceh Nasir Djamil menyerahkan cenderamata berupa rencong Aceh sebagai hadiah kepada Dubes Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye, di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Tapi berbeda dengan rencong Aceh umumnya yang terbuat dari logam, rencong yang dihadiahkan Nasir Djamil justru terbuat dari batu giok jenis black jade.

Baca: Minta Bebaskan Nelayan Aceh, Anggota DPR Nasir Djamil Temui Dubes Myanmar

"Ini sebagai bentuk kemuliaan. Mohon ibu duta besar menerimanya," kata politikus PKS ini.

Nasir Djamil mengatakan, ia sengaja memilih rencong dari giok karena sangat khas dan Myanmar adalah salah satu negara yang juga memiliki batu giok.

"Mudah-mudahan Dubes akan terus mengingat Aceh, bahwa ada orang Aceh yang datang menemui Dubes," ujar Nasir Djamil.

Baca: Usia Boleh Tua 39 Tahun, Valentino Rossi Masih Perkasa dan Bisa Kalahkan 29 Pebalap yang Lebih Muda

Kedatangannya ke Kedubes Myanwar khusus membicarakan pembebasan nelayan Aceh yang saat ini sedang di tahan di Myanmar karena dituduh melakukan illegal fishing dan illegal entry.

Sementara Aceh juga salah satu daerah menghasilkan batu giok terpenting di Indonesia.

Baca: Lhokseumawe Diterjang Banjir, Ketinggian Air Terus Bertambah, Warga Dua Desa Ini belum Mau Mengungsi

"Dengan diplomasi giok ini, semoga mendorong penyelesaian masalah nelayan Aceh ini," kata Nasir.

Dalam pertemuan itu, Nasir juga mengundang Dubes Myanmar berkunjung ke Aceh. "Alam kami sangat indah. Kami mengundang kehadiran Ibu Dubes ke Aceh," kata Nasir Djamil.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved