Tafakur

Menggunakan Hak

Banyak orang yang hanya mau tahu hak-haknya, tetapi tidak mau tahu kewajibannya

Menggunakan Hak

Oleh: Jarjani Usman

“Sesungguhnya, dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih” (QS Asysyura: 42).

Banyak orang yang hanya mau tahu hak-haknya, tetapi tidak mau tahu kewajibannya. Misalnya, sebahagian orang memasang lampu kendaraan HID (High Intensity Discharge) dan LED (Light Emitting Diode) agar dirinya puas ketika mengendarai. Namun terganggunya hak-hak orang banyak, seperti terganggu penglihatan dan kesulitan dalam mengemudi kendaraannya, tak mau tahu. Padahal itu termasuk perilaku zalim.

Apalagi gangguan terhadap orang banyak dengan sengaja memakai lampu tersebut bukan sekali dua. Setiap kali menghidupkan lampu, orang lain terganggu. Sungguh tak terhitung berapa banyak orang lain terganggu berhari-hari, berbula dan bertahun-tahun. Sehingga dosa yang mengalir dari lampu kendaraan saja begitu banyak, belum lagi dari sumber-sumber lain.

Islam mempersilahkan setiap insan menggunakan hak-hak pribadi sejauh tidak mengganggu hak-hak orang lain. Dan Islam mewajibkan pemimpin atau wakil rakyat memberi perhatian dan melindungi rakyat, termasuk gangguan dari perilaku jahil atau kezaliman segelintir orang. Bila tidak mau berbuat demikian, itu termasuk membiarkan kezaliman. Jangan mengajukan diri sebagai pemimpin atau wakil rakyat banyak, kalau tak mau memberikan perhatian dan perlindungan terhadap mereka.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved