Tuan Rumah Juara Umum Atletik

Aceh Besar memastikan diri sebagai juara umum cabang atletik Pekan Olahraga Aceh (PORA) Ke-13 Tahun 2018

Tuan Rumah Juara Umum Atletik
IST
KETUA KONI Pidie, Samsul Bahri, menyalami atlet taekwondo kabupaten itu yang berhasil meraih medali emas pada PORA Ke-13 di Jantho Sport Center, Kota Jantho, Aceh Besar, Jumat (23/11) malam. 

JANTHO - Aceh Besar memastikan diri sebagai juara umum cabang atletik Pekan Olahraga Aceh (PORA) Ke-13 Tahun 2018. Dengan raihan 15 medali emas, 10 perak, dan empat perunggu, posisi tuan rumah di daftar perolehan medali cabang tersebut tak mungkin terkejar lagi oleh kontingen lain.

Pasalnya, pesaing terdekat Aceh Besar yaitu Pidie hingga kini baru mengumpulkan lima emas, enam perak, dan enam perunggu. Sementara medali yang tersisa hanya pada enam nomor lagi yaitu jalan cepat 10.000 meter putra, lontar martil putra, lari gawang 400 meter putra/putri, dan lari estafet 4x100 meter putra/putri.

Kalaupun juara keenam cabang tersebut yang digelar Sabtu (24/11) hari ini diborong oleh Kontingen Pidie, maka total emas maksimal yang mereka kumpulkan adalah 11 medali. Dengan demikian Aceh Besar sudah sah menjadi ‘raja’ di lintasan atletik PORA kali ini.

Kepastian tuan rumah memperoleh 15 medali emas setelah kemarin mereka menambah empat juara pertama pada empat nomor yang berlangsung di Stadion Mini Kompleks JSC Kota Jantho. Sementara Pidie merebut tiga emas dan Banda Aceh satu emas. Sedangkan Langsa menambah dua emas dari nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter putri, setelah pelari tuan rumah, Ratna Dewi, didiskualifikasi karena tak memenuhi ketentuan kepindahan atlet.

Selain itu, Aceh Besar juga kehilangan peluang emas dari nomor lempar lembing putra atas nama Supriadi. Sama dengan nasib Ratna Dewi, Supriadi, juga didiskualifikasi karena melanggar peraturan kepindahan atlet.

“Biar pun kehilangan tiga medali emas, tapi apa yang kita peroleh sudah jauh melebihi target yang ditetapkan. Apalagi, besok (hari ini-red) kita masih memiliki peluang menambah emas melalaui nomor estafet 4x100 meter putra dan putri, 10.000 meter jalan cepat putra, dan lari gawang 400 meter putri,” ungkap Pelatih Atletik Aceh Besar, Firman, usai lomba, kemarin.

Empat emas bagi tuan rumah dari lintasan atletik kemarin Aceh Besar masing-masing dipersembahkan Nur Amalina dari nomor jalan cepat 10.000 meter putri dengan catatan waktu 01.11:04,68 menit, Raudhatul Jannah (lempar lembing putri) dengan lemparan sejauh 34,56 meter, M Rifandi (lempar cakram putra) dengan lemparan sejauh 32,80 meter, dan lari estafet 4x400 meter putra dengan catatan waktu 03.33,76 menit.

Sementara medali emas untuk Pidie disumbangkan Zahratul Aini di nomor lari 1.500 meter putri dengan catatan waktu 05:49,50 menit, Riska Mulia Nanda yang mencatat lompatan sejauh 5,37 meter di nomor lompat jauh, dan nomor lari estafet 4x400 meter putri dengan catatan waktu 04:24,37 menit.

Sedangkan satu medali emas bagi Banda Aceh dipersembahkan Marguh Sima Rege dari nomor Lari 1.500 meter putra dengan catatan waktu 04:14,93 menit. Demikian juga Sabang, mereka mendapat satu medali emas melalui Revi Silviani di nomor lempar cakram putri dengan lemparan sejauh 30,56 meter.(min)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved