Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Aceh Selatan

Bentrok antar dua kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan pada Jumat (23/11) sekira pukul 23.00 WIB

Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Aceh Selatan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

* Di Terminal Kotafajar
* Dipicu Suara Knalpot

TAPAKTUAN - Bentrok antar dua kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan pada Jumat (23/11) sekira pukul 23.00 WIB, mengakibatkan dua orang dari masing-masing kelompok terkena pukulan.

Informasi yang diterima Serambi, kemarin, mengungkapkan, pertikaian yang terjadi di Terminal Terpadu Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara itu melibatkan pemuda dari Desa Kotafajar dengan pemuda Desa Simpang Empat.

Kronologis kejadian seperti disampaikan sumber Serambi dari Koramil 06/KU bermula, saat sekelompok pemuda Desa Kotafajar (Kofa) yang sedang berkumpul di terminal merasa terganggu dengan suara bisingnya knalpot sepeda motor (sepmor). Terlebih lagi, suara knalpot itu juga membuat resah warga sekitar.

Sehingga pemuda Kotafajar pun berusaha menegur kelompok pengendara sepmor yang diketahui pemuda dari Desa Simpang Tiga. Saat itu, sempat saling adu mulut dan berujung terjadi pemukulan terhadap salah satu pemuda Simpang Tiga bernama Iqbal.

Merasa tidak bersalah, Iqbal pun pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada pemuda Simpang Empat lainnya. Sontak, mereka pun beramai-ramai mendatangi tempat nongkrong pemuda Kofa di terminal. Tiba di lokasi, situasi sempat memanas karena kedua kelompok itu saling adu mulut, hingga terjadi pemukulan terhadap Ketua Pemuda Lorong Mustaqim, Syahputra.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihak keamanan. Camat, Danramil, Kapolsek, keuchik (kades), serta tokoh masyarakat setempat pun segera turun ke tempat kejadian untuk meredam terjadinya bentrokan yang lebih besar. Sekira pukul 01.30 WIB, situasi dapat diredam dan kedua kelompok pemuda itu dapat dibubarkan untuk kembali ke desa masing-masing, setelah dilakukan upaya perdamaian sementara.

Sementara itu, Camat Kluet Utara, H Zainal SE membenarkan kejadian bentrok antara dua kelompok pemuda di Terminal Terpadu Kotafajar, Jumat (23/11) malam. Menurut Zainal, kejadian itu sudah ditangani pihak Muspika Kluet Utara yang terdiri dari Koramil, Polsek, dan Kecamatan.

“Situasi sudah aman dan suasana dapat diredam setelah pihak keamanan, camat, dan keuchik kedua belah pihak, serta tokoh masyarakat, turun ke lokasi. Upaya damai sementara juga sudah dilakukan,” jelasnya saat dikonfirmasi Serambi, Sabtu (24/11) malam.

Dikatakannya, pada Sabtu (24/11) sekira pukul 10.00 WIB, Muspika sudah menggelar rapat mediasi perdamaian. “Kami sudah lakukan mediasi dan upaya perdamaian. Kita juga sudah panggil keuchik, mukim, tokoh pemuda, dan tokoh adat kedua desa untuk membahas dan mencari solusi penyelesaian masalah ini,” pungkasnya.(tz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved