Kupi Beungoh

Abusyik di Antara Moralitas dan Kesadaran Ekologi

“Lagee ta kaloen jeum (seperti jam tangan) ia terus bergerak, berputar-berputar dan kembali ke titik awalnya,” beber Abusyik.

Abusyik di Antara Moralitas dan Kesadaran Ekologi
KOLASE SERAMBINEWS.COM
Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) dan Sekretaris Eksekutif SiPADE Institute, Ridha Yuadi. 

Oleh: Ridha Yuadi, M.Si *)

LAND Rover tua, yang dikemudikan Haykal meluncur kencang dari arah Kota Sigli melintasi rute Bintang Hu Batee.

Mobil gunung keluaran tahun 1990-an itu berguncang-guncang membelah perbukitan di tengah hujan deras yang mengguyur sebagian kawasan Pidie, Rabu (21/11/2018) pagi.

Sang driver terlihat cukup cekatan mengendalikan si roda empat, mengantarkan Bupati Roni Ahmad ke lokasi Pabrik Semen di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie.

Jarak tempuh dari kota Sigli ke Laweung memakan waktu satu jam lebih, menembus pepohonan khas hutan tropis dengan jalan yang menanjak.

Bagi Anda yang ingin menikmati panorama alam, rute yang melintasi objek wisata ‘Guha Tujoh’ ini sangat cocok untuk lokasi rekreasi Anda sekeluarga, di akhir pekan.

Sepanjang perjalanan, kami menikmati canda-canda renyah.

Sebuah tembang lawas pun terus melengking dari single Obbie Messakh.

Judul lagunya “Bayangan wajahmu tak ku lupakan”.

Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) meninjau areal pembangunan pabrik semen di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Rabu (21/11/2018).
Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) meninjau areal pembangunan pabrik semen di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Rabu (21/11/2018). (SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR)

Roni Ahmad tampak sumringah, sesekali orang nomor satu di Pidie ini menyuguhkan perspektif baru seputar persoalan moral generasi muda.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved