DPRK Pidie Jaya Minta Bupati Copot Kepala SKPK Nakal, Ini Penyebabnya

Menurut Tgk Musri, bagi SKPK yang tidak kooperatif atau nakal patut diambil tindakan tegas menggantinya dengan sosok SKPK yang benar-benar berkompeten

DPRK Pidie Jaya Minta Bupati Copot Kepala SKPK Nakal, Ini Penyebabnya
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Pelapor dari Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, Tgk Musri M Ali (Kanan) menyalami bupati usai menyerahkan laporan pembahaaan Raqan Qanun APBK 2019 kepada Pimpinan DPRK setempat, Ir Nazaruddin yang turut disaksikan ketua DPRK, Armia Harun (Dua kiri), Bupati, H Aiyub Abbas (Kiri) serta Sekda Drs Abd Rahman Puteh SE MM (Dua Kanan), Senin (26/11/2018). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUEDU - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie Jaya mendesak bupati mengganti kepala SKPK yang tidak mampu mengakomodir visi dan misi dalam melanyani masyarakat.

Baca: Di Hari Guru, Aceh Dapat Kado Terindah, Enam Guru Madrasah Raih Juara Umum Tingkat Nasional

Juru Bicara Banggar DPRK Pijay Tgk Musri M Ali SPdI kepada Serambinews.com, Senin (26/11/2018) mengatakan pihaknya mendesak bupati dan wakil bupati untuk secepatnya melakukan evaluasi rutin maupun evaluasi berkala terhadap SKPK yang nakal yang tak mampu mengakomodir visi dan misi pimpinan daerah.

Baca: Viral Motor Kawasaki Z1000 Dibuang ke Tempat Sampah, Ternyata Ini Faktanya

"Terutama yang diharapkan oleh masyarakat di 222 gampong di delapan kecamatan,"sebutnya.

Menurut Tgk Musri, bagi SKPK yang tidak kooperatif atau nakal patut diambil tindakan tegas menggantinya dengan sosok SKPK yang benar-benar berkompeten demi kemajuan daerah.

Baca: Gus Muwafiq Bahas soal Alfatekah saat Ceramah di Depan Jokowi, Begini Respon Presiden

Ia menyebutkan juga dalam konteks perencanaan selama ini ditemui kurangnya koordinasi sehingga berdampak pada lambannya implementasi program sesuai dengan mekanisme perencanaam yang telah ada.

"Ini merupakan tindakan yang musti dilaksnakan untuk mengatasi permasalahan tersebut," katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved