Tafakur

Guru Bertakwa

Setiap sudut kehidupan di dunia ini terdapat kesempatan untuk melakukan kemungkaran

Guru Bertakwa

Oleh Jarjani Usman

“Maka berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat, akan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa dan akan dijauhi oleh orang yang celaka” (QS. al-A’la: 9-11).

Setiap sudut kehidupan di dunia ini terdapat kesempatan untuk melakukan kemungkaran. Terutama dalam bidang profesi guru. Misalnya, ada guru yang selalu terlambat datang untuk mengajar atau mengajar asal jadi. Jika setiap hari kurang 5 menit waktu mengajarnya, maka dalam seminggu perlu dikali 6 atau 5 hari. Seandainya 2 mata pelajaran sehari, maka 5 x 2 x 6 = 60 menit per minggu tidak mengajar. 60 menit dikali sebulan (kira-kira 240 menit), setahun dan hingga pensiun. Jumlah sangat banyak, sedangkan digaji diambil penuh. Hukumnya haram.

Guru bertakwa akan senantiasa menjaga diri dari mengambil sesuatu yang haram, termasuk gaji dari kewajiban yang dilalaikan. Jangankan bertahun-tahun, satu kali pertemuan saja sangat takut melalaikan kewajibannya. Apalagi dalam jumlah banyak, yang sedikit saja akan harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Namun sebahagian orang memandang hal itu kecil, tak perlu dipersoalkan. Bahkan siapa yang mempersoalkannya dianggap berlebihan. Tidak demikian bagi guru bertakwa, yang berterima kasih bagi yang mau mengingatkannya. Apalagi saling mengingatkan adalah metode yang dianjurkan Allah. Allah juga telah memastikan dalam Alquran bahwa memberi peringatan akan bermanfaat bagi orang yang bertakwa.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved