Tuan Rumah Juara Umum PORA Ke-13

Tuan rumah Aceh Besar mencatat sejarah meraih juara umum Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII/2018 setelah 125 medali emas

Tuan Rumah Juara Umum PORA Ke-13
SERAMBI/JALIMIN
BUPATI Aceh Besar, Ir Mawardi Ali menerima piala bergilir dari Sekda Aceh, Dermawan MM sebagai juara umum PORA XIII di Stadion Mini Kompleks Jantho Sport City (JSC), petang kemarin. 

KOTA JANTHO - Tuan rumah Aceh Besar mencatat sejarah meraih juara umum Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII/2018 setelah 125 medali emas, 64 perak, dan 80 perunggu. Pesta empat tahunan ini ditutup Sekda Aceh, Drs Dermawan MM, di Stadion Mini Komplek Jantho Sport City (JSC), petang kemarin.

Capaian medali emas tuan rumah bukan hanya melewati angka 100 dan melebih target, tetapi terpaut jauh dari jumlah medali peringkat kedua, Banda Aceh. Juara umum PORA 2014 lalu, meraih 64 medali emas, 54 perak dan 80 perunggu. (Lihat daftar akhir perolehan medali).

Sumber medali emas yang mengantar Aceh Besar menjadi juara umum dari cabang renang, atletik, kempo, tinju, dayung, tarung derajat dan panahan.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali beserta atlet terlihat bersuka cita atas raihan ini. Gelar PORA menjadi yang pertama bagi tuan rumah. “Menjadi tuan rumah memang lelah, menjadi juara umum puleh hek (hilang lelah-red),” katanya.

Bupati memberikan apreasiasi kepada para atlet Aceh Besar yang telah berjuang meraih prestasi terbaik. Ia terima kasih kepada semua panitia panyelenggara, pihak keamanan, tim medis dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mensukseskan PORA XIII.

Pada kesempatan itu, Mawardi meminta maaf atas ketidaknyamanan selama 10 hari berada di Kota Jantho. “Banyak hal yang belum dapat dipenuhi secara maksimal, namun demikian kami terus berbenah diri dan berusaaha untuk kemajuan Kota Jantho,” katanya.

Sementara Sekda Aceh, Dermawan MM mewakili Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT mengatakan, Aceh telah sukses menyelenggarakan PORA. Sehingga telah menghasilkan atlet berprestasi yang akan dipersiapkan ke PON XX/2020 di Papua.

Menurutnya, PON di Papua dua tahun mendatang adalah langkah awal untuk menyongsong olahraga Aceh yang lebih gemilang. Sebab, pada PON Ke-21 tahun 2024, Aceh tampil sebagai tuan rumah bersama Propinsi Sumut. “Kesempatan ini tentunya membuka peluang bagi kita untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Sekda Aceh.

Pada kesempatan itu, Ketua Harian KONI Aceh, H Kamaruddin Abubakar mengatakan, para atlet yang telah berhasil di PORA dapat meningkatkan terus prestasinya, dalam menghadapi Pra-PON 2019. Abu Razak–sapaan akrab Kamaruddin Abubakar-- menyerahkan bendera PORA yang sebelumnya diturunkan oleh tim Paskibraka Aceh Besar dan diserahkan kepada Bupati Pidie, Roni Ahmad. Karena, pada tahun 2022, Pidie terpilih sebagai tuan rumah PORA XIV.(min)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved