Dulu Minyak Kelapa Dipakai Menggoreng dan untuk Rambut, Sekarang Jadi Obat, Ampuhkah Khasiatnya?

American Heart Association (AHA) mengeluarkan "fatwa" bahwa konsumsi lemak tak boleh lebih dari 30% dari total kalori.

Dulu Minyak Kelapa Dipakai Menggoreng dan untuk Rambut, Sekarang Jadi Obat, Ampuhkah Khasiatnya?
Grid.ID
Minyak Kelapa Ternyata Bermanfaat untuk Kecantikan 

Ini golongan asam lemak jenuh (saturated fatty acid). Sebagaimana diketahui, lemak jenuh selama ini dituding sebagai kambing hitam berbagai masalah kesehatan kardiovaskuler, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.

American Heart Association (AHA) mengeluarkan "fatwa" bahwa konsumsi lemak tak boleh lebih dari 30% dari total kalori.

Sementara asupan lemak jenuhnya tak boleh lebih dari 10%. Hingga sekarang, fatwa itu belum dicabut, dan masih dipakai sebagai pegangan di kalangan ahli gizi.

Memang, minyak nabati tidak mengandung kolesterol, karena kolesterol hanya diproduksi oleh hewan dan manusia.

Baca: VIDEO - Ribuan Jamaah Dengar Ceramah Ustadz Abdul Somad di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Namun, menurut AHA, konsumsi lemak jenuh yang berlebihan bisa merangsang hati untuk memproduksi kolesterol lebih banyak.

Padahal, kalangan prokelapa menganggap kandungan asam lemak jenuh inilah yang bertanggung jawab terhadap aktivitas minyak kelapa sebagai obat.

Murray Price, dokter naturopati penulis buku Coconut Oil for Your Health (diterjemahkan oleh Prestasi Pustaka Publisher dengan judul Terapi Minyak Kelapa) menepis pandangan itu dengan mengusung berbagai penelitian.

Argumen pertama, memang betul komponen utama minyak kelapa (sekitar 92%) itu asam lemak jenuh. Beberapa di antaranya asam laurat (48%), asam kaprat (7%), asam kaprilat (8%), dan asam kaproat (0,5%).

Namun, Price berang jika asam-asam lemak ini dipukul rata dimasukkan ke dalam kelompok lemak jahat.

Dalam argumennya, ia membedakan lemak jenuh menjadi dua kelompok: rantai panjang dan rantai sedang-pendek.

Baca: Mitos atau Fakta, Benarkah Buah yang Diblender Akan Kehilangan Nutrisi? Simak Penjelasannya

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved