Lifter Aceh Raih Tiga Emas

Lifter Aceh langsung unjuk kekuatan di hari pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) angkat besi senior

Lifter Aceh Raih Tiga Emas
IST
DUA lifter Aceh, Surahmat dan Irrahman memperlihatkan medali di Kejurnas angkat besi yang berlangsung di GOR Tri Lomba Juang, Bandung, Jawa Barat, tadi malam. 

* Kejurnas Angkat Besi 2018

BANDA ACEH - Lifter Aceh langsung unjuk kekuatan di hari pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) angkat besi senior dan yunior 2018 di GOR Tri Lomba Juang, Bandung, Jawa Barat. Kemarin, mereka sukses merebut tiga medali emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Raihan medali emas dibuka oleh lifter andalan Aceh, Surahmat di kelas 61 kg putra. Peraih medali Asian Games 2018 tersebut sukses menang di nomor snatch. Dia berhasil dengan angkatan 119 kg, dan total 269 kg. Namun, Surahmat harus puas medali perak untuk angkatan clean and jerk.

Dalam angkatan itu, Surahmat kalah dari rival terberatnya asal Jawa Barat, M Furqon. Jika lifter Aceh dengan angkatan 150 kg, maka jagoan tuan rumah sukses 151 kg. Sementara medali perak total jatuh kepada atlet Sumatera Barat, Pardani. Sehingga, Surahmat merebut dua emas, dan satu perak.

Keberhasilan Surahmat diikuti lifter yunior Aceh, Irrahman. Atlet asal Simeulue berhasil mendulang satu emas di nomor clean and jerk, sementara medali perak di total angkatan. Sementara di angkatan snatch, dia harus puas berada di peringkat keempat.

Selanjutnya, tambahan pundi medali bagi Tanah Rencong kembali bertambah. Kali ini, lifter yunior asal Simeulue, Indah Revideria sukses merebut tiga perak di kelas 55 kg putri. Dia harus mengakui lifter tuan rumah, Windi Cantika yang sukses memborong tiga emas di semua angkatan.

Tiga medali perunggu disumbangkan Mutia Putri ketika bertanding di kelas 45 kg. Setelah berjuang maksimal, dia harus puas di peringkat pertama. Emas menjadi milik lifter putri DKI Jakarta, sementara perak disabet atlet Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, dari empat lifter yang tampil di hari pertama Kejurnas, mereka mampu merebut 11 medali. Jumlah itu terdiri dari tiga emas, lima perak, dan tiga perunggu. Ini menjadi awal baik bagi anak-anak untuk terus menambah medali,” ungkap Ketua Umum Pengprov PABBSI Aceh, HT Rayuan Sukma kepada Serambi tadi malam.

Keempat lifter ini, lanjut Rayuan, merupakan atlet binaan KONI Aceh. Sehingga, mereka perlu membuktikan kemampuan setelah lama mengikuti program Pelatda jangka panjang. Apalagi, rata-rata yang ambil bagian dalam Kejurnas merupakan atlet pemula. Terlebih, di akhir tahun 2018, mereka akan dievaluasi oleh tim Monev KONI Aceh. Pada bagian lain, mantan Kadispora Aceh menyebutkan, petang nanti akan ada dua lifter lagi yang tampil. Keduanya Mausar Sefri Rizki Rinaldi (Aceh Barat), dan Eriska (Kota Langsa). “Mudah-mudahan kedua atlet ini bisa merebut medali sebagaimana rekannya di hari pertama,” pungkas mantan Ketua Umum Pertina Aceh ini.

Pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria menyebutkan, dalam Kejurnas kali ini Pengprov PABSSI mengirim 11 lifter. Mereka merupakan atlet binaan KONI Aceh yang selama ini mengikuti Pelatda jangka panjang.

“Putra kita kirim enam atlet, sementara putri berjumlah lima lifter,” ungkapnya.

Enam lifter putra tercatat Surahmat, M Zul Ilmi, Irrahman, Riki Maulandri, Diki Imam Bahesti, dan Mausar. Sementara putri masing-masing Mutia Putri, Eriska, Indah, Cut Via Sarvita, serta lifter nasional asal Aceh Utara, Nurul ‘Amel’ Akmal.

Effendi menjelaskan, Kejurnas 2018 ini merupakan ajang seleksi bagi atlet untuk dipilih membela Indonesia ke Sea Games Filipina pada 2019. Ia berharap akan ada lifter Aceh yang mampu lolos dalam seleksi ini. “Semua atlet yang kita bawa ke Kejurnas merupakan peraih medali emas PORA di Aceh Besar,” tegasnya.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved