Tafakur

Menikmati Hidup

Hidup ini akan terasa nikmat, bila mau menikmatinya. Apalagi Allah telah memberi petunjuk agar hamba-hambaNya

Menikmati Hidup

Oleh: Jarjani Usman

“Rasa malu dan iman itu terikat menjadi satu. Jika yang satu hilang maka yang lain juga akan hilang” (HR. Hakim).

Hidup ini akan terasa nikmat, bila mau menikmatinya. Apalagi Allah telah memberi petunjuk agar hamba-hambaNya menikmati hidup di dunia dan akhirat kelak. Alquran dan Sunnah adalah dua petunjuk yang bila benar-benar diikuti, bukan hanya tidak tersesat tetapi memunculkan kenikmatan hidup.

Bila mau melaksanakan shalat tepat waktu disertai rasa kusyuk, misalnya, pikiran akan terasa lapang dan tenang. Bila membaca Alquran, juga memunculkan rasa tenang di hati. Apalagi telah dinyatakan bahwa Alquran itu obat bagi jiwa setiap insan. Selanjutnya bila dalam mencari nafkah secara halal, akan menimbulkan ketentraman jiwa. Lebih-lebih bila dijalin silaturrahim seluas-luasnya, akan tercipta berbagai kemudahan dalam hidup ini.

Namun banyak di antara kita yang suka mencari penyakit dengan berpaling dari ajaran suci yang diturunkan oleh Allah. Akibatnya, terjadilah prahara besar berupa runtuhnya iman. Iman yang runtuh akan meruntuhkan rasa malu untuk berbuat apa saja, sehingga hidup menjadi liar. Perut tak lagi terjaga. Akhirat menjadi terlupakan. Tak merasa lagi berdosa besar mengambil yang bukan hak. Dengan kata lain, kenikmatan dalam kebaikan tercerabut habis, berganti dengan kesenangan-kesenangan semu dalam kemungkaran.

Tags
Muslim
doa
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved