Petinggi WhatsApp Kembali Hengkang dari Facebook, Ini Alasannya

Arora, yang dijuluki sebagai "pegawai nomor empat" ini pun mengucapkan terimakasih kepada tim WhatsApp

Editor: Faisal Zamzami
facebook 

SERAMBINEWS.COM - WhatsApp kembali ditinggal pejabat tingginya.

Neeraj Arora yang menjabat sebagai Chief Business Officer memilih untuk mengikuti jejak dua pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum, yang sudah lebih dulu hengkang.

Arora mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (26/11/2018) lalu.

Melalui akun Facebook resminya, ia beralasan ingin beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Arora, yang dijuluki sebagai "pegawai nomor empat" ini pun mengucapkan terimakasih kepada tim WhatsApp, termasuk duo co-founder Acton dan Koum.

Menariknya, dalam pesan perpisahan yang ditulis, Arora tidak menyebut nama Mark Zuckerberg, yang notabene adalah CEO Facebook, perusahaan induk WhatsApp.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengingat para petinggi WhatsApp dan Instagram yang sebelumnya hengkang diduga memiliki hubungan yang kurang baik dengan Zuckerberg.

S
Neeraj Arora, mantan Chief Business Officer WhatsApp(Twitter/ neerajarora)

"Saya beruntung bekerja dengan sekelompok orang-orang bertalenta, melihat bagaimana fokus bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa dan dicintai miliaran orang," tulis Arora.

Arora bekerja di WhatsApp selama tujuh tahun.

Baca: Punya Jadwal Ceramah yang Padat, Ustadz Abdul Somad Isi waktu Luang dengan Nonton Film Kartun

Baca: Hasil Liga Champions - Kalahkan AS Roma, Real Madrid Lolos Ke 16 Besar Sebagai Juara Grup G

Ia sebelumnya sempat bekerja di Google, sebelum akhirnya dipinang oleh Acton dan Koum untuk bergabung dengan WhatsApp.

Arora digadang-gadang menggantikan posisi Koum dan Acton sebagai CEO WhatsApp sebelum mundur.

Namun dengan mundurnya Arora, calon pengisi jabatan tersebut menjadi tidak jelas.

Dalam perpisahannya, Arora juga mengatakan kebanggaannya terhadap WhatsApp yang terus menarik orang-orang dengan berbagai cara setiap harinya.

"Saya percaya bahwa WhatsApp akan terus menjadi sederhana, aman, dan menjadi produk komunikasi terpercaya untuk tahun-tahun ke depan," tulis Arora, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Telegraph, Rabu (28/11/2018).

Koum dan Acton yang menarik Arora ke WhatsApp, lebih dulu pergi meninggalkan Facebook.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved