Muzakir Manaf (Mualem) Teken Kerja Sama dengan Pengusaha India di Andaman-Nikobar

Mualem memberikan informasi atas potensi sumber daya alam Aceh yang kaya dan menjadi kebutuhan dunia.

Muzakir Manaf (Mualem) Teken Kerja Sama dengan Pengusaha India di Andaman-Nikobar
Hand Over for Serambinews.com
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menandatangani kerja sama dengan pengusaha Andaman-Nikobar, di Port Blair, India, Kamis (29/11/2018). 

SERAMBINEWS.COM, PORT BLAIR - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menandatangani kerja sama dengan para pengusaha Andaman-Nikobar.

Seremonia yang menandai kesepahaman bersama antara pengusaha Aceh dan India ini berlangsung di Port Blair, India, Kamis (29/11/2018).

Anggota delegasi dari Aceh, Jamaluddin, dalam siaran pers kepada Serambinews.com Jumat (30/11/2018) mengatakan, kerja sama ini difasilitasi oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan analisis kebijakan dan kerjasama Asia-Pasifik dan Afrika (BP2KP), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia.

“Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh H Muzakkir Manaf, Ketua KADIN Aceh, dengan Shri Giris Arora, Ketua The Andaman chamber of Commerce and Industry,” kata Jamaluddin.

Baca: Muzakir Manaf Pimpin Kadin Aceh

Baca: Di Depan Pimpinan Kelompok Bersenjata Muslim Filipina, Wali: Ini Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM

Baca: Andaman Disangka Sabang

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan oleh Dubes Indonesia untuk India, Sidharta R Suryodipuro, Kepala BP2KP Dr Arifi Saiman, Sekretaris Daerah Port Blair, Sri Chetan B Sanghi, serta seluruh delegasi dari Aceh, Jakarta, dan pengusaha India.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Muzakkir Manaf menegaskan, Aceh terbuka bagi bisnis dan investasi, apalagi kerja sama bisnis dilakukan dengan tetangganya, yaitu kepulauan Andaman dan Nikobar, India.

“Kita sedang bekerja keras dalam melakukan percepatan pembangunan ekonomi Aceh, maka keterlibatan pihak swasta dalam mengembangkan bisnis dan investasi membuka peluang untuk menciptakan lapangan kerja, lagi,” ujar pria mantan panglima GAM yang akrab dipanggil Mualem ini.

Mualem memberikan informasi atas potensi sumber daya alam Aceh yang kaya dan menjadi kebutuhan dunia.

“Aceh memiliki minyak dan gas, hutan yang masih rimbun yang membuka peluang perdagangan karbon, juga memiliki potensi mineral lainnya seperti emas, biji besi, dan bahkan segala jenis bebatuan yang dapat mendukung kebutuhan material konstruksi,” jelas Mualem.

Baca: Jajaki Kerja Sama di Bidang Pariwisata, Dubes India Bawa Investor Andaman dan Nikobar ke Sabang 

Baca: Nelayan Sabang Hanyut ke Andaman

Baca: Lagi, Pelaut Aceh Hanyut ke Andaman

Selanjutnya, di sektor pertanian, Aceh memiliki kopi, kakao, kelapa sawit, jenis atsiri, termasuk beragam jenis buah-buahan dan sayur-sayuran.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved