Sulaiman: Ini Instruksi Partai

Isu pergantian Ketua DPRA periode 2014-2019 dari Tgk Muharuddin SSos.I MM kepada Muhammad Sulaiman SE MSM di sisa masa jabatan

Sulaiman: Ini Instruksi Partai
IST
Sulaiman

PENGANTAR - Isu pergantian Ketua DPRA periode 2014-2019 dari Tgk Muharuddin SSos.I MM kepada Muhammad Sulaiman SE MSM di sisa masa jabatan, sempat menuai komentar publik, politisi, dan para pengamat politik di Aceh. Muncul beragam isu, salah satunya, Muharuddin diganti karena akan maju ke DPR RI melalui partai nasional.

Karena itu, desakan di internal PA mencuat, khususnya di wilayah Pase, agar Muharuddin segera diganti. Alasannya, PA perlu kader yang murni untuk memimpin DPRA, tidak berafiliasi dengan partai politik nasional mana pun yang sedang berjuang menuju Senayan pada pemilu tahun depan.

Isu lain berembus, PA sejak awal memang sudah menyetting pergantian itu. Ditengarai, memang ada perjanjian antara Muharuddin dengan Sulaiman saat lolos menjadi anggota DPRA pada Pemilu 2014. Muharuddin yang dikonfirmasi sebelumnya terhadap isu itu menjawab singkat. Menurutnya, pergantian itu adalah keputusan partai dan dia mengaku siap menjalankan apa pun keputusan partai.
Lantas, apa tanggapan Sulaiman? Berikut cuplikan wawancara eksklusif wartawan Serambi Indonesia, Subur Dani didampingi fotografer Budi Fatria dengan Sulaiman. Wawancara dilakukan lima jam sebelum Sulaiman dilantik sebagai Ketua DPRA, Kamis 29 November 2018.

Menjabat Ketua DPRA, bagaimana perasaan Anda?
Saya biasa-biasa saja, karena ini amanah dari partai, insyaallah saya jalankan. Ini juga amanah masyarakat Aceh, akan saya jaga sebaik mungkin.

Pernah terpikir akan jadi Ketua DPRA?
Tidak pernah terpikir akan mengemban amanah ini.

Sudah berapa kali Anda menjadi anggota dewan?
Untuk DPRA baru kali ini. Sebelumnya saya swasta.

Sebelum ini Anda menjabat sebagai apa di DPRA?
Pertama, saya di komisi III sebagai sekretaris selama 2,5 tahun. Kemudian beralih ke komisi II juga sebagai sekretaris.

Tugas Ketua DPRA itu berat, apakah Anda mampu?
Insyaallah, saya siap.

Kenapa ada pergantian Ketua DPRA di sisa masa jabatan?
Itu kebijakan pimpinan. Kita sebagai kader partai dan sebagai anggota DPRA dalam hal ini ditugaskan. Kita tak tahu kenapa. Bagi saya, ini tugas partai yang diamanahkan, ya insyaallah kita jalankan itu untuk kepentingan Aceh.

Kabarnya ada deal antara Anda dengan Tgk Muharuddin. Apa benar?
Saya tidak ada perjanjian, tidak ada perjanjian apa pun. Ini murni instruksi partai. Partai yang memutuskan dan menunjuk saya untuk mengembah amanah ini.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved