Larangan dalam Kampanye dari BAWASLU Aceh

Berkampanyelah yang menyejukkan di tengah masyarakat, jangan sampai saling adu domba dan fitnah

Larangan dalam Kampanye dari BAWASLU Aceh
serambinews.com

BAWASLU
PANITIA PENGAWAS PEMILU PROVINSI ACEH
LARANGAN DALAM KAMPANYE

Larangan Materi Dalam Kampanye:
a. Mempersoalkan dasar Negara Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia;
b. Melakukan kegiatan yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
c. Menghina seseorang, agama , suku, ras, golongan, dan/atau Peserta Pemuli lain;
d. Menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat;
e. Mengganggu ketertiban umum;
f. Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, kelompok anggota masyarakat, dan/atau Peserta Pemilu yang lain;
g. Merusak dan/atau menghilangkan alat peraga Kampanye Peserta Pemilu;
h. Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan;
i. Membawa atau menggukan tanda gambar dan/atau atribut selain tanda gambar dan/atau atribut peserta pemilu yang bersangkutan; dan
j. Menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada Peserta Kampanye

(PASAL 280 (1) UU no 7 Tahun 2017)
PELANGGARAN TERHADAP LARANGAN TERSEBUT:

DIPIDANA PENJARA:
Paling Lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah)
PASAL 521 UU NO 7 TAHUN 2017

Pelaksanaan dan/atau tim kampanye dilarang melibatkan:
APARATUR SIPIL NEGARA, KEPALA DESA, PERANGKAT DESA, BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN ANGGOTA TNI/POLRI
(pasal 280 ayat (2) UU no 7 tahun 2017)

PELANGGAN KETENTUAN INI DIANCAM PIDANA:
Kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah)
(Pasal 493 UU no 7 tahun 2017)

"Berkampanyelah yang menyejukkan di tengah masyarakat,
jangan sampai saling adu domba dan fitnah serta tidak melakukan hal-hal
yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa”.

PANWASLIH PROVINSI ACEH
FAIZAH
Ketua

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved