Cerita Tim Evakuasi Kuasi Puncak Kobo Nduga Papua, Lewati Medan Berat hingga Terjadi Baku Tembak

Tim evakuasi dari aparat penegak hukum berusaha masuk ke wilayah itu untuk mengevakuasi para karyawan yang diduga telah tewas dibunuh.

Cerita Tim Evakuasi Kuasi Puncak Kobo Nduga Papua, Lewati Medan Berat hingga Terjadi Baku Tembak
Kompas.com/John Roy Purba/Istimewa
Para korban selamat saat berhasil di evakuasi dari Mbua menuju ke Wamena. 

Tak hanya itu, Kapolda mengatakan, baling-baling helikopter juga terkena tembakan.

Saat tim menggunakan jalur udara diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Baca: Penembakan di Nduga Papua, Korban Meninggal 16 Orang, 7 Pekerja Selamat, 15 Warga Sudah Dievakuasi

Baca: 5 Fakta Baru Kasus Penembakan Pekerja di Papua, Korban Bukan Sasaran Utama

“Pada saat evakuasi dengan menggunakan 3 helikopter dari Timika, anggota yang di back up dari tim Nanggala juga diberondong dengan senjata. Baling-baling helikopter terkena tembakan. Namun tak ada korban. Kami juga melakukan tembakan balasan dari udara,” pungkasnya.

Dandim 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Dianto membeberkan, hampir seluruh wilayah di Puncak Kabo sudah berhasil dikuasai tim evakuasi.

Namun, seperti apa kondisi di lapangan tak bisa diketahui secara pasti, lantaran cuaca yang ekstrim disana.

“Cuaca di sana sangat berkabut. Jaringan telekomunikasi terbatas. Tapi kami sudah kuasai wilayah tersebut,” katanya.

Satu orang karyawan PT Istaka Karya selamat dan 15 ditemukan tewas.

Aparat penegak hukum berhasil menemukan satu orang lagi karyawan PT Istaka Karya yang selamat, atas nama Jhony Arung.

Baca: Suryo Prabowo Angkat Bicara soal Insiden Penembakan di Papua: Tidak Semua Senang dengan Pembangunan

Dia ditemukan di Pos TNI 756/Yalet yang berada di Distrik Mbua dalam keadaan lemas.

Di samping korban selamat, tim penegak hukum juga menemukan adanya 15 jenazah yang diduga karyawan PT Istaka Karya yang mati dibunuh dengan keji oleh kelompok separatis.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved