Penahanan Kadinsos Nonaktif Dipindahkan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya memindahkan lokasi penahanan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) nonaktif setempat

Penahanan Kadinsos Nonaktif Dipindahkan
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
MY saat akan dimasukkan ke ruang tahanan Kejari Aceh Jaya, Rabu (7/11/2018). 

* Ke Rutan Klas IIB Banda Aceh
* Masa Penahanan Diperpanjang

CALANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya memindahkan lokasi penahanan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) nonaktif setempat, Muhammad Yusuf alias MY dari cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Calang, Kecamatan Krueng Sabe ke Rutan Klas IIB Banda Aceh. Kecuali itu, Kejari juga resmi melakukan perpanjangan masa penahanan Muhammad Yusuf yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan mark-up dana pengadaan mobiler sekolah di Dinas Pendidikan Aceh jaya selama 20 hari ke depan atau hingga 24 Desember 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Aceh Jaya, Yudi Saputra saat dikonfirmasi Serambi, Rabu (5/12), melalui sambungan telepon. Yudi menjelaskan, selain Kadinsos Aceh Jaya nonaktif, Faisal selaku rekanan yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan mobiler sekolah itu juga ikut dipindahkan ke Banda Aceh.

“Ini juga mau ke Banda Aceh, mau antar tahanan ke Banda Aceh. Pak Yusuf sama rekanannya mau dipindahkan ke Banda Aceh ini,” tandas Kasi Pidsus Kejari Aceh Jaya itu. “Kedua tersangka pada saat ini akan ditahan di Rutan Klas IIB Banda Aceh selama 20 hari ke depan,” ucapnya.

Dia memaparkan, selain pemindahan lokasi, masa penahanan kedua tersangka juga diperpanjang selama 20 hari ke depan. Sebelumnya, M Yusuf dan Faisal ditahan selama 20 hari sejak 7 November 2018 di Cabang Rutan Calang, Kecamatan Krueng Sabe, Aceh Jaya. “Kemarin sudah kita perpanjang sampai tanggal 24 Desember,” sebutnya.

Seperti diberikan sebelumnya, Kejari Aceh Jaya pada Rabu (7/11), resmi melakukan penahanan terhadap M Yusuf yang merupakan mantan Kadis Pendidikan sekaligus Kadis Sosial Aceh Jaya dan salah seorang rekanan selama 20 hari di Cabang Rutan Calang, Aceh Jaya.

Pada bagian lain, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Aceh Jaya, Yudi Saputra membeberkan, pada pengusutan kasus dugaan mark-up pengadaan mobiler sekolah di Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Jaya, pihak penyidik telah melakukan penyitaan terhadap beberapa dokumen dan sejumlah barang bukti. Salah satu yang disita, sebutnya, adalah satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport milik tersangka Faisal yang merupakan rekanan dalam proyek tersebut.(c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved