700 Meter Batu Penahan Ombak di Panteraja Terbenam Pasir Laut

Warga setempat menjadi waswas akibat air ancaman pasang purnama yang akan menghantam pemukiman.

700 Meter Batu Penahan Ombak di Panteraja Terbenam Pasir Laut
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pidie Jaya, Ir H Muhmmad Bentara (Kiri) bersama salah satu nelayan di bibir pantai Gamping Keudee, Kecamatan Panterja, memperhatikan batu pemecah ombak yang telah terbenam dalam permukaan pasir, Jumat (7/12/2018). 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM MEUREUDU - Sepanjang 700 meter batu gajah penahan ombak di bibir pantai Gampong Keudee Panteraja, Pidie Jaya selama tiga tahun terakhir terbenam ke dalam permukaan pasir.

Akibatnya nelayan yang berdomisili di gampong setempat menjadi waswas akibat air ancaman pasang purnama yang akan menghantam pemukiman.

Baca: Kisah 2 Pria yang Kemaluannya Digigit Ular Piton, Muncul Tiba-tiba dari Lubang Toilet

Baca: TNI/Polri dan Masyarakat Simeulue Barat Bantu Rumah Warga yang Tertimpa Pohon

"Karenanya ribuan nelayan dari 300 kepala keluarga (KK) meminta dinas terkait, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk menormalkan kembali batu pemecah ombak sepanjang 700 meter yang telah mengendap kedalam pasir untuk dapat digali dan dipasang kembali," sebut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pijay Ir H Muhammad Bentara kepada Serambinews.com, Jumat (7/12/2018).

Pemasangan batu penahan ombak itu dilakukan setelah bencana tsunami.

Baca: Ada Marcus/Kevin, Anthony, Apriyani dan Gregoria, Ini Daftar Nominasi BWF Player of The Year 2018

"Kami meminta agar dinas DKP untuk turun tangan menangani persoalan ini demi menyelamatkan pemukiman warga dari ancaman terjangan ombak laut," ujarnya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved