Ulee Titi dan Az-Zahra Dayah Terbersih Se-Aceh

Dayah Ulee Titi, Aceh Besar dan Pesantren Modern Az-Zahra, Bireuen terpilih sebagai juara pertama Lomba Dayah Bersih

Ulee Titi dan Az-Zahra Dayah Terbersih Se-Aceh
IST
KADIS Pendidikan Dayah Aceh, H Usamah El-Madny SAg MM, foto bersama dengan juara Lomba Dayah Bersih dan Sehat Se-Aceh Tahun 2018, di aula lantai III dinas tersebut kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (6/12).

BANDA ACEH - Dayah Ulee Titi, Aceh Besar dan Pesantren Modern Az-Zahra, Bireuen terpilih sebagai juara pertama Lomba Dayah Bersih dan Sehat Se-Aceh Tahun 2018 kategori dayah salafiyah dan dayah terpadu. Selain juara pertama, Dinas Pendidikan Dayah Aceh selaku pelaksana lomba tersebut melalui tim penilai yang dibentuk khusus juga memilih juara kedua hingga harapan tiga untuk masing-masing kategori.

Penyerahan hadiah kepada pemenang lomba tersebut berlangsung di Aula Lantai III Dinas Pendidikan Dayah Aceh, kawasan Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (6/12). Hadiah kepada juara diserahkan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Dayah Aceh, H Usamah El-Madny Sag MM.

Selain keluarga besar Dinas Pendidikan Dayah Aceh, penyerahan hadiah itu juga dihadiri tim penilai dayah bersih dan sehat Provinsi Aceh, tim pendamping dayah dari instansi terkait di kabupaten/kota, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Kepada juara, panitia menyediakan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Besarnya uang pembinaan untuk juara I, II, dan III masing-masing kategori yaitu Rp 10 juta, Rp 7 juta, dan Rp 5 juta. Sementara juara harapan I, II, dan III masing-masing kategori mendapat uang pembinaan Rp 3,5 juta, Rp 3 juta, dan Rp 2,5 juta.

Usamah dalam sambutannya antara lain mengatakan, lomba itu tak hanya sekedar ‘menyulap’ dayah menjadi bersih dan sehat, tapi yang lebih penting dari semua itu adalah memberi kesadaran kepada santri/santriwati akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan dayah sebagai bagian dari hidup berkualitas. “Keteladanan ini harus dimulai dari pimpinan dayah. Satu perbuatan jauh lebih bermakna daripada seribu kata,” ungkap Kadis Pendidikan Dayah Aceh.

Pada kesempatan itu, Usamah juga menyampaikan selamat kepada para pemenang. Ia berharap agar dayah tetap bersih dan sehat tak hanya saat mengikuti lomba, tapi juga harus bersih sepanjang waktu. Hal itu, menurutnya, akan berefek kepada citra dayah, citra santri, dan citra pimpinan dayah tersebut sebagai dayah yang bersih. “Selain itu juga akan memunculkan imej positif sekaligus pembuktian bahwa dayah bukan tempat yang terkesan kumuh seperti berkembang selama ini,” timpalnya.

Kabid Manajemen Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang juga Ketua Panitia Lomba, Ir Rasmalina MT, didampingi Kasi Sarana, Irwan SHi Msi, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan tujuan dilakukan Lomba Dayah Bersih dan Sehat Se-Aceh Tahun 2018 antara lain untuk menjaga kebersihan dan kesehatan santri, meningkatkan pengetahuan santri tentang hidup sehat dalam mencapai kehidupan yang optimal, memupuk kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan santri, serta berpartisipasi aktif menjaga kebersiahn di lingkungan dayah, rumah, dan tempat lainnya.(rel/jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved